Wisata Anyer

Banten Haji & Umrah Fair 2026 Catat Closing Rp3,5 Miliar dan Prospek Rp15,5 Miliar

CILEGON– Banten Haji & Umrah Fair 2026 yang berlangsung selama tiga hari di Cilegon Center Mall (CCM), Kota Cilegon, mencatat potensi transaksi yang cukup besar.

Dari total capaian selama 11–13 September 2026, nilai prospek calon jamaah mencapai Rp15.554.473.000.

Angka tersebut berasal dari 388 pengunjung yang masuk dalam kategori prospek dan masih berpotensi melakukan transaksi setelah pameran berakhir.

Sementara itu, transaksi yang telah berhasil ditutup atau closing tercatat mencapai Rp3.551.167.000, yang berasal dari 92 pengunjung.

Dengan demikian, total gabungan closing dan prospek selama tiga hari mencapai Rp19.105.640.000 atau sekitar Rp19,1 miliar.

Besarnya nilai prospek menjadi catatan paling menonjol dalam penyelenggaraan Banten Haji & Umrah Fair 2026.

Nilai Rp15,55 miliar menunjukkan bahwa sebagian besar pengunjung yang datang belum langsung melakukan transaksi, namun telah menunjukkan ketertarikan terhadap berbagai program perjalanan haji dan umrah yang ditawarkan.

Prospek tersebut selanjutnya menjadi peluang bagi masing-masing penyelenggara perjalanan untuk melakukan tindak lanjut setelah pameran, mulai dari konsultasi lanjutan, pemilihan program, hingga proses pendaftaran dan pembayaran.

Ketua Penyelenggara Banten Haji & Umrah Fair 2026, Uswatun Hasanah, mengatakan tingginya nilai prospek menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan ruang untuk mendapatkan informasi sebelum menentukan pilihan perjalanan ke Tanah Suci.

“Alhamdulillah, selama tiga hari pelaksanaan, kami mencatat closing sebesar Rp3,55 miliar dan prospek mencapai sekitar Rp15,55 miliar. Kalau digabungkan, totalnya mencapai sekitar Rp19,1 miliar,” ujar Uswatun Hasanah.

Menurutnya, nilai prospek yang jauh lebih besar dibandingkan closing menunjukkan bahwa masyarakat tidak selalu mengambil keputusan secara langsung ketika berada di lokasi pameran.

“Banyak calon jamaah yang masih membutuhkan waktu untuk berdiskusi dengan keluarga, membandingkan program dan layanan, serta mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan mereka. Karena itu, prospek ini menjadi potensi yang sangat baik untuk ditindaklanjuti oleh masing-masing travel,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD ASPERAPI Banten sekaligus Ketua Pelaksana Banten Haji & Umrah Fair 2026, Deden Sunandar, menilai besarnya nilai prospek justru menjadi salah satu indikator penting keberhasilan pameran.

“Yang menarik dari hasil tiga hari ini adalah nilai prospeknya. Ada 388 pengunjung yang menghasilkan potensi sekitar Rp15,55 miliar. Artinya, masyarakat datang bukan hanya untuk melihat pameran, tetapi sudah memiliki ketertarikan dan rencana untuk melakukan perjalanan haji maupun umrah,” ujar Deden.

Deden menegaskan, angka Rp19,1 miliar merupakan gabungan dua kategori yang berbeda, yakni transaksi yang sudah terealisasi dan potensi transaksi yang masih membutuhkan tindak lanjut.

“Closing kita Rp3,55 miliar dari 92 pengunjung. Kemudian prospeknya Rp15,55 miliar dari 388 pengunjung. Jadi total closing dan prospek mencapai Rp19.105.640.000. Yang paling penting sekarang adalah bagaimana prospek tersebut bisa ditindaklanjuti secara profesional sehingga ke depannya dapat dikonversi menjadi jamaah,” katanya.

Deden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Banten Haji & Umrah Fair 2026, khususnya Kanwil Kemenhaj Provinsi Banten.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kanwil Kemenhaj Provinsi Banten yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Dukungan dari pemerintah dan seluruh stakeholder sangat berarti bagi terselenggaranya kegiatan yang memberikan akses informasi perjalanan haji dan umrah kepada masyarakat,” ujar Deden.

Tak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini, Banten Haji & Umrah Fair akan kembali digelar pada Juni 2027 dengan konsep roadshow di tiga kabupaten/kota di Provinsi Banten.

Kota Cilegon menjadi salah satu daerah yang direncanakan menjadi lokasi roadshow tersebut.

Konsep roadshow diharapkan dapat memperluas jangkauan pameran sehingga informasi mengenai perjalanan haji dan umrah dapat diakses masyarakat di lebih banyak wilayah.

“Kami merencanakan Juni 2027 akan kembali dilaksanakan dalam bentuk roadshow di tiga kabupaten/kota, salah satunya Kota Cilegon. Harapannya, jangkauan kegiatan semakin luas dan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan informasi serta akses terhadap layanan perjalanan haji dan umrah,” kata Deden.

Dengan 92 pengunjung menghasilkan closing Rp3,55 miliar dan 388 pengunjung menghasilkan prospek Rp15,55 miliar, Banten Haji & Umrah Fair 2026 menutup tiga hari pelaksanaan dengan total Rp19.105.640.000 dalam akumulasi closing dan prospek.

Namun, angka Rp15,55 miliar prospek menjadi pekerjaan berikutnya bagi para peserta pameran untuk dikonversi menjadi transaksi dan keberangkatan jamaah menuju Tanah Suci.(*/Ali)

Disdukcapil Sekda
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien