Wisata Anyer

Bising Hingga Malam, Aktivitas Workshop Plat Baja di Bagendung Cilegon Dikeluhkan Warga

Kapolres Cilegon

CILEGON – Aktivitas berupa bongkar plat baja di workshop milik PT Krakatau Putra Pribumi yang berlokasi di Link Curug, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, dikeluhkan warga.

Pasalnya, kegiatan perusahaan tersebut disebut berlangsung hingga malam hari dan menimbulkan kebisingan yang mengganggu kenyamanan lingkungan.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan aktivitas kendaraan bertonase besar serta proses bongkar muat plat baja berlangsung hampir setiap hari, terutama mulai sore hingga malam tanpa batas waktu yang jelas.

“Selain truk-truk besar yang keluar masuk sehingga menyebabkan kemacetan, suara bongkar muat plat baja juga sangat bising. Suaranya terdengar sampai sekitar 300 meter dari lokasi,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut sebenarnya pernah disampaikan kepada Pemerintah Kelurahan Bagendung.

Saat itu, telah dilakukan mediasi antara warga dan pihak perusahaan.

“Hasil mediasi waktu itu perusahaan berjanji hanya beroperasi sampai pukul 17.30 WIB. Namun, sekarang aktivitasnya kembali berlangsung hingga malam hari tanpa mengenal waktu,” katanya.

Warga juga mempertanyakan keberadaan perusahaan tersebut lantaran lokasi itu sebelumnya ditetapkan pemerintah setempat sebagai zona hijau dalam tata ruang wilayah.

“Tiba-tiba berdiri perusahaan dengan aktivitas yang menurut kami mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Untuk itu, pemerintah Kota Cilegon bersama instansi terkait diminta untuk turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas perusahaan, termasuk mengevaluasi jam operasional serta legalitas dan kesesuaian perizinannya agar tidak terus menimbulkan gangguan bagi masyarakat.

Dikonfirmasi terpisah, salah seorang pekerja PT Krakatau Putra Pribumi bernama Dio membantah bahwa aktivitas perusahaan menjadi penyebab kemacetan berkepanjangan.

“Kalau soal kendaraan besar, itu kan menggunakan jalan umum, bukan jalan pribadi perusahaan. Kemacetan yang terjadi sifatnya hanya sementara,” katanya.

Terkait keluhan aktivitas hingga malam hari dan kebisingan, Dio menyebut pekerjaan di lokasi lebih banyak berupa penyimpanan material plat baja.

“Di sini kebanyakan hanya tempat penyimpanan plat besi. Kalau ada pekerjaan pemotongan yang menimbulkan suara bising biasanya dilakukan pada siang hari, bukan malam,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai legalitas operasional perusahaan, Dio memastikan perusahaan telah mengantongi perizinan.

“Perusahaan ini sudah memiliki izin. Silakan ditanyakan juga kepada pihak kelurahan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemilik perusahaan, Pemerintah setempat, maupun instansi terkait mengenai tindak lanjut atas keluhan warga tersebut.***

PT PCM HUT Bhayangkara
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien