Wisata Anyer

Bunda Posyandu Cilegon Pastikan Pengawasan MBG untuk Bumil dan Busui Diperketat

CILEGON – Bunda Posyandu Kota Cilegon, Alfi Riski Agnia Robinsar, memastikan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui) akan dilakukan lebih ketat.

Hal itu disampaikan saat launching dan pendistribusian perdana MBG 3B untuk Balita non PAUD, Ibu Menyusui dan Hamil di Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Senin (25/5/2026).

Program tersebut mulai disalurkan kepada kelompok sasaran sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang membutuhkan asupan nutrisi seimbang.

Dalam kegiatan itu, Alfi menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap proses penyediaan makanan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar kualitas makanan yang diterima masyarakat tetap terjaga.

“Tadi antisipasi saya sih saya sudah menyarankan langsung ke kepala SPPG-nya kan tadi ada ya, hadir, untuk tetep dipantau aja,” katanya.

Menurut Alfi, pengawasan perlu dilakukan secara rutin sebagai langkah pencegahan agar tidak muncul persoalan yang dapat mengganggu pelaksanaan program maupun kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Ia menilai kelompok ibu hamil dan ibu menyusui membutuhkan perhatian khusus karena kebutuhan gizinya harus terpenuhi secara tepat dan terukur.

“Karena ini apalagi untuk MBG busui, bumil, ya, ini kan harus bener-bener teliti ya, Pak, ya, gizinya semuanya. Jadi tadi udah dipastiin, insyaallah tidak akan terjadi lagi hal seperti itu,” terangnya.

Alfi menjelaskan bahwa ketelitian dalam penyusunan menu dan pengolahan makanan menjadi faktor penting untuk memastikan program MBG benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan ibu dan anak.

Selain melakukan pengawasan melalui SPPG, pihaknya juga akan melibatkan unsur pemerintah wilayah agar proses pemantauan dapat berjalan lebih efektif.

“Insyaallah. Paling nanti saya koordinasi dengan Pak Camat dan Bu Lurahnya untuk mengunjungi tempat ininya ya, Bu, ya, dapurnya,” ujarnya.

Kunjungan ke dapur MBG tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses produksi makanan, mulai dari pengolahan bahan baku hingga distribusi kepada para penerima manfaat.

Ia berharap keterlibatan pemerintah kecamatan dan kelurahan dapat memperkuat pengawasan sekaligus memastikan seluruh tahapan pelaksanaan program berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Tidak perlu ragu. Karena enak, enak tadi udah ada SPPG-nya ya kepalanya, ya, jadi dilibatkan oleh Pak Camat, Bu Lurah. Jadi saya memastikan untuk tetap sering dipantau,” imbuhnya.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkala dan melibatkan berbagai pihak, Pemerintah Kota Cilegon berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal serta mendukung peningkatan kualitas gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kota Cilegon.(*/ARAS)

Kominfo Pandeglang Harkitnas
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien