Cerita Anak Koin di Pelabuhan Merak, Rela Pertaruhkan Nyawa Demi Nafkahi Keluarga
CILEGON – Sosok anak koin yang sempat viral setelah mendapat sanksi dari petugas keamanan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon pada Minggu, 27 Oktober 2025, akhirnya angkat bicara.
Ia adalah Rohiman, warga Lingkungan Mekarjaya, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak.
Rohiman tertangkap tangan oleh petugas saat sedang melakukan aksinya menghibur penumpang kapal yang akan menyeberang.
Ditemui wartawan pada Senin, 27 Oktober 2025, Rohiman mengaku rela mempertaruhkan nyawanya demi menafkahi istri dan anak-anaknya.
Ia menyadari risiko besar dari pekerjaan yang dilakoninya, namun tidak memiliki pilihan lain.

“Kita udah ketangkap begitu ya, ikutin aturan aja,” kata Rohiman.
Menurutnya, penghasilan yang diperoleh dari hasil menyelam untuk memungut koin yang dilemparkan penumpang kapal sangat minim.
Meski begitu, pekerjaan itu tetap dijalani karena menjadi satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kecilnya.
Dalam satu hari, Rohiman rata-rata membawa pulang uang sekitar Rp50 ribu dari hasil menyelam di sekitar kapal yang bersandar di Pelabuhan Merak.
Ia menyadari bahwa aktivitas tersebut dilarang dan berisiko tinggi terhadap keselamatan para pelakunya.
“Ya kalau ada kerjaan, memang lebih baik bekerja. Saya harus tetap bertanggung jawab menafkahi anak dan istri saya meski tadi itu nyawa taruhannya,” ujarnya.***


