Dengan Yasinan dan Santunan, Koperasi Pegawai Pemkot Cilegon Resmikan Kantor Baru

Gerindra Nizar

CILEGON – Pengurus dan manajemen Koperasi Karya Praja Sejahtera (KPS) yang merupakan koperasi milik pegawai Pemkot Cilegon, Jumat (20/1), menggelar syukuran sederhana sekaligus peresmian kantor baru yang beralamat di Kompleks Mega Ruko Cilegon.

Syukuran sederhana yang digelar usai shalat Jumat ini, diisi dengan pembacaan surat Yasin, doa bersama serta santunan kepada anak yatim.

Turut hadir untuk menambah khidmat acara ini, para pengasuh dan juga santri dari Ponpes Bani Syafi’i, Cikerut Palas, yang dipimpin Ustadz H Munzir Nazir.

Fraksi serang

imageDengan menempati dua bangunan ruko mewah 3 lantai dengan lokasi strategis di sebelah gedung Bank Mandiri Cilegon, Koperasi KPS berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang modern dan lebih baik lagi kepada anggotanya.

Ketua Koperasi KPS, Didin S Maulana, mengaku bersyukur koperasi yang dipimpinnya terus berkembang, baik dari sisi usaha maupun pelayanan untuk anggota.

Fraksi

Dikatakan Didin, koperasi saat ini telah meninggalkan tempat yang lama di Gedung Plaza Mandiri, untuk membeli ruko mewah 3 lantai yang representatif.

“Alhamdulillah kita dipercaya dapat pinjaman dari bank BJB dan bisa membeli ruko 3 lantai ini untuk pengembangan usaha,” ujar Didin kepada Fakta Banten, Jumat (20/1).

“Pengembangan usaha koperasi harus jelas, minimal upaya untuk memberikan pelayanan seperti bank, dengan tempat lebih modern dan representatif,” tutur Didin yang juga menjabat Sekretaris Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (KIS) ini.

Selain kantor dan outlet pelayanan simpan pinjam anggota, Koperasi KPS di tempat barunya ini juga berencana membuka toko oleh-oleh khas Banten.

“Yang satu ruko untuk pelayanan simpan pinjam, satu lagi kita buka toko kebutuhan anggota sekaligus juga dibuat toko oleh-oleh khas Banten. Untuk lantai atas kita buat aula untuk ruang pertemuan,” jelasnya.

“Untuk usaha toko oleh-oleh, kita akan menyajikan makanan dan apa saja khas Banten, golok Ciomas, batik Baduy, makanan dan lainnya. Sederhananya kita bagaimana bisa melayani tamu-tamu pemerintah dari luar daerah yang kunjungan kerja ke Cilegon. Ini kan jadi peluang usaha yang bisa kita kelola, apalagi tempat yang sekarang sudah strategis dan mudah diakses,” pungkas Didin. (*)

Gerindra kuswandi