Fenomena Kenakalan Pelajar di Cilegon Jadi Pembahasan Kepolisian

 

CILEGON – Kepolisian Resort Cilegon menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama seluruh Kelapa Sekolah SMA / SMK sederajat untuk tujuan  pembahasan terkait persoalan kenakalan pelajar yang belakangan ini muncul.

Tidak main-main, dampak yang terjadi pada kenakalan pelajar tersebut bisa membunuh lawannya lantaran dalam aksinya mereka menggunakan senjata tajam.

Wakapolres Cilegon Kompol Andie Firmansyah mengatakan, FGD digelar dengan tujuan  sharing terkait kenakalan pelajar  atau gank motor yang akhir-akhir ini ada.

Adapun penyebabnya, dimungkinkan karena fase anak-anak menjelang remaja, sehingga timbul perubahan perilaku dan perubahan emosional yang mudah terpancing, ditambah dengan penyalahgunaan informasi melalui medsos teknologi dan media sosial dalam penyalahgunaan informasi.

Sankyu ks

Karena itu, pihak kepolisian akan melakukan tindakan apabila yang dilakukan merugikan orang banyak. Apalagi terkait dengan penggunaan senjata tajam akan dilakukan UU Darurat.

“Sejauh ini phak kepolisian masih dalam taraf penyidikan, dari mana senjata tajam itu didapat,  sehingga sampai ada ditangan mereka, dan ada niatan untuk melakukan perbuatan tersebut,” ujarnya di salah satu hotel di Cilegon, Jumat (25/11/2022).

Andie berharap, semua kepala sekolah terus bersinergi, memberikan motivasi sekaligus himbauan kepada anak-anak sekolah, agar tetap fokus terhadap pelajaran dan tidak mudah terpancing isu-isu keributan yang justru akan merugikan dirinya sendiri.

“Dari kepolisian, para Bhabinkamtibmas disetiap wilayah masing-masing, pada moment upacara akan memberikan himbauan terkait kenakalan remaja sesuai kebutuhannya,” paparnya.

Sampai saat ini, tim Jawara Polres Cilegon aktif melakukan patroli disetiap jam-jam rawan khususnya, sebagai langkah intervensi dan antisipasi agar kejadian tidak terulang.

Pada kesempatan itu, sejumlah 49 Kepala Sekolah SMA/SMK sederajat se-Cilegon berkumpul untuk mengikuti focus group discussion yang diinisiasi Polres Cilegon sebagai langkah antisipasi. (*/Wan)