Gelar Lomba Konten Kreator, Leader Smartfren Community Cilegon Ingin Tingkatkan Literasi Digital

 

CILEGON – Smartfren Community Cilegon baru baru ini mengadakan lomba di bidang konten kreator untuk seluruh pelajar yang ada di Kota Cilegon, dari tingkat SMP se-derajat, baik SMP negeri, swasta, MTS negeri, swasta dan lain sebagainya.

Kemarin, pada hari Kamis (11/8/2022), Smartfren Community Cilegon baru saja mengadakan Student Talented Creator (STAR) Competitive tahap 2 yang menghadirkan MTS swasta di Kota Cilegon.

Sebelumnya pada tahap 1, Smartfren Community Cilegon mengadakan kegiatan STAR pada bulan Maret dan sekolah yang bergabung hanya SMP negeri dan swasta, MTS belum ada sama sekali.

Diketahui, lomba tersebut merupakan bagian dari program Smartfren Community yaitu teman pintar.

Kang Ismet selaku Leader Smartfren Community Cilegon mengatakan kegiatan tersebut merupakan lomba sekaligus pelatihan tentang konten kreator yang beredukatif, inspiratif dan inovatif.

“Saya Kang Ismet dari Smartfren Community Cilegon mengadakan program teman pintar, salah satunya adalah ini, STAR Competitive, yang dimana ini merupakan pelatihan sekaligus lomba tentang konten kreator seperti bagaimana cara membuat Video yang mengandung unsur edukatif, inspiratif dan inovatif,” kata Ismet saat diwawancarai di Hotel Amaris, Cilegon, Kamis (11/8/2022).

Ismet sendiri melihat, saat ini banyak anak-anak muda yang memiliki minat dan bakat di bidang konten kreator namun masih belum mengandung tiga unsur tadi. Menurutnya kebanyakan anak-anak hanya membuat konten kreator yang tidak bermanfaat seperti halnya jedag jedug semata.

“Pelatihan ini bukan mengajarkan tentang jedag-jedug bukan, kita memberikan edukasi kepada pelajar, dalam pembuatan video atau konten kreator yang lebih bermanfaat,” ungkapnya.

Pelatihan dan lomba ini kata Ismet, merupakan rangkaian acara dari Smartfren Community Cilegon yang mengadakan Roadshow mempromosikan tentang kartu Smartfren dan kegiatan STAR itu.

Roadshow yang dilakukan di sekolah SMP se-Kota Cilegon itu diadakan pada tanggal 27-29 Juli 2022 kemudian dilanjutkan pada tanggal 4 Agustus dan 9 Agustus yaitu perlombaan dan pelatihannya.

Ks nu

“Nah pada hari Kamis (11/8/2022) ini sekarang adalah grand finalnya,” jelasnya.

Sekolah yang ikut bergabung dalam STAR tahap 2 ini adalah SMP YPWKS Cilegon, SMP Negeri 2 Cilegon, SMP kemudian SMP Bosowa Al-Azhar, MTS Al-Bustaniyah Cilegon, MTS Al-Jabar Cilegon. Dan pada STAR kali ini SMP Negeri 2 Cilegon mendapatkan juara sekolah terbaik.

Sedangkan juara 1 diraih oleh SMP YPWKS, juara 2 dari MTS Al-Jabar dan juara 3 dari MTS Al bustaninyah.

“Hadiahnya juga sangat lumayan bagi anak-anak yang masih SMP ini,” kata Ismet.

Ismet juga menjelaskan kembali, tujuan dari program atau event yang ia dan kawan-kawannya adakan. Literasi Digital menjadi fokus dari pihaknya, untuk menggaungkan Literasi Digital di Kota Cilegon.

“Event ini bertujuan untuk memberikan edukasi bahwa kita tidak bisa menghindar daripada perkembangan literasi digital, literasi digital sekali lagi penting tentunya, kita masuk ke dalam mobilitas sosial dan pastinya yang bermanfaat,” ucapnya.

Teman pintar ini kata Ismet lebih kepada edukasi terkait literasi digital yang bermanfaat, konten-konten yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Tujuan kami adalah untuk mengedukasi dalam hal literasi digital dan teman pintar kota Cilegon ini memberikan pengetahuan tentang literasi digital. Karena literasi digital kita sangat penting, apalagi mohon maaf masih banyak konten-konten yang kurang penting dari anak-anak ini yang mungkin masih bisa dibilang belum bermanfaat, seperti halnya konten jedag jedug dan lainnya,” jelasnya.

Ismet juga menambahkan pihaknya tidak melarang anak-anak untuk mengeksplorasi diri dengan membuat konten jedag jedug dan yang sedang tren lainnya, namun ia juga mengarahkan anak-anak agar lebih membuat konten yang bermanfaat dan memiliki nilai edukasi.

“Membuat jedag jedug itu sih kami tidak melarang cuman kita ingin mengarahkan mereka itu lebih ke konten yang bermuatan manfaat dan edukatif lah gitu. Apalagi ini pelajar kan sebagai agent of change, sebagai agen perubahan peradaban kan jadi makanya kita juga mencoba untuk memberikan edukasi kepada mereka sebaik mungkin,” tegas Ismet.

Pihaknya juga menginformasikan bahwa kedepan akan diadakan lebih lanjut kegiatan STAR tahap 3 dan seterusnya bagi pelajar SMA se-derajat dan mahasiswa di perguruan tinggi

“InshaAllah nanti kita adakan apabila pihak lembaga pendidikan bisa diajak bekerja sama,” katanya. (*/Hery)

Cibeber nu