Hadiri Paripurna HUT ke-19, Gubernur WH Apresiasi Kemajuan Kota Cilegon

CILEGON – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) memberikan sanjungan sebagai bentuk apresiasi kepada Kota Cilegon yang telah mengalami perkembangan cukup pesat. Hal itu disampaikan Gubernur WH dalam sambutannya pada Sidang Paripurna Istimewa Peringatan HUT Kota Cilegon ke-19, Jumat (27/4/2018).
Gubernur mengatakan, dengan perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di atas rata-rata nasional, menjadi indikator bahwa Kota Cilegon berkembang dan maju cukup pesat.
“Selain Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang capaiannya luar biasa, angka harapan hidup juga mengalami peningkatan di atas 70 persen terutama di bidang pendidikan, Cilegon mengalami kemajuan pada angka harapan sekolah lanjutan,” ujar WH.
Gubernur berharap, semua sektor mengalami peningkatan, sehingga Kota Cilegon bisa berdiri sejajar dengan kota-kota lainnya di seluruh Indonesia. Namun, Gubernur juga mengingatkan agar peningkatan di berbagai bidang juga harus terus dipertahankan, dan terus ditingkatkan.

Selain itu juga persoalan pengangguran yang perlu menjadi perhatian bersama, tingginya tingkat urbanisasi di Kota Cilegon perlu memperhatikan soal kompetensi para pendatang agar tidak menambah angka pengangguran. Tapi relatif lebih rendah dibandingkan daerah lainnya.
“Sudah selayaknya kita menghargai kepada para pendahulu kita yang telah membangun Kota Cilegon,” tegas Gubernur.
Menyinggung soal musibah banjir beberapa hari lalu yang keadaannya cukup memprihatinkan, WH menekankan perlunya segera dilakukan pembenahan tata ruang kota, drainase serta normalisasi sungai.
“Jika sungainya melewati beberapa wilayah kota dan kabupaten, maka Provinsi Banten akan turun tangan, agar tidak dibiarkan berlarut-larut dan membuat warga masyarakat menderita,” tutur WH.
“Saya akan berupaya keras agar semua program dapat terwujud, termasuk kesehatan gratis, pendidikan gratis, serta pembangunan infrastruktur. Walaupun harus menghadapi berbagai tantangan dan kendala. Baru tahap kebijakan saja sudah banyak yang komentar, tapi kritik dan masukan saya anggap sebagai obat,” pungkasnya. (*/Red)


