HUT Ke-23, Krakatau Bandar Samudera Gelar Khitanan Massal dan Santunan Yatim

Gerindra Nizar

CILEGON – Operator Pelabuhan yang merupakan anak usaha PT Krakatau Steel, yakni PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) menggelar berbagai program CSR, diantaranya khitanan massal dan santunan untuk anak yatim dari masyarakat sekitar, Kamis (21/2/2019).

Program kepedulian ini dalam rangka memperingati HUT Ke-23 Krakatau Bandar Samudera yang jatuh pada bulan Februari ini.

Diketahui, sebanyak 50 anak dikhitan secara gratis dengan dibantu oleh dokter spesialis. Sedangkan santunan yatim membagikan peralatan sekolah dan uang kepada 100 anak yatim dari sekitar Kecamatan Ciwandan.

Fraksi serang

Selain itu, acara yang dihadiri jajaran direksi dan aparatur pemerintahan setempat ini juga diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Khairul Anwar.

Direktur Utama KBS, Alugoro Mulyowahyudi, dalam sambutannya mengaku bersyukur atas perkembangan positif dan kemajuan yang telah dicapai hingga saat ini.

“Segala kemajuan ini, patut kiranya kita syukuri dan terus tingkatkan. Tahun lalu pendapatan kita tembus Rp 1 triliun, target kita kedepan lebih menantang lagi Rp 1,2 triliun, dan labanya Rp240 miliar, tentu ini perlu kerja keras dan optimisme,” ujar Alugoro.

Direksi KBS foto bersama dengan anak-anak yatim usai pemberian santunan di momen Peringatan HUT Ke-23 / Dok
Fraksi

Dia juga menjelaskan tentang Tema HUT ke-23 kali ini, yakni ‘Berubah dan Beradaptasi untuk KBS Maju’.

Alugoro menyebutkan ungkapkan bijak yang populer, yaitu; “Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.”

“Dengan kondisi sekarang yang sepertinya sudah maju, tapi kita tidak boleh terlena. Kita harus terus lebih baik, insan KBS harus mau berubah dan beradaptasi, terutama di era kemajuan teknologi saat ini,” jelas Alugoro.

Anak-anak yang mengikuti khitanan massal mendapatkan bingkisan dan uang cecep dari manajemen PT KBS / Dok

Di tahun 2019 ini, Alugoro juga optimis bahwa Krakatau Bandar Samudera akan mulai mengoperasikan dermaga 7.1 dan 7.2 yang saat ini tahap pembangunan. Dermaga ini nantinya melayani kebutuhan bongkar muat curah dengan kapasitas kapal sandar maksimal 70.000 DWT.

“KBS juga akan segera mengoperasikan continuous ship unloader, yaitu crane dengan sistem bongkar muat otomatis yang sangat cepat, dan kita (KBS-red) akan jadi yang tercepat di Asia Tenggara nantinya,” imbuh Alugoro. (*/Red)

Ibu-ibu Periska KBS saat menghadiri dan melihat kegiatan khitanan massal dalam rangka HUT Ke-23 / Dok
Gerindra kuswandi