KA Lokal Merak Hanya Sampai Stasiun Cilegon Ketika Mudik, ASDP Siapkan Angkot Gratis

 

CILEGON – Dalam upaya mengurai kemacetan yang biasanya terjadi pada masa mudik, terutama di Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Bakauheni, langkah-langkah antisipasi telah diputuskan dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2024.

Salah satu keputusan yang diambil adalah penghentian sementara operasional Kereta Api Jakarta – Merak dengan pemberhentian terakhir di Stasiun Cilegon mulai tanggal 3 hingga 9 April 2024.

Hal ini merupakan bagian dari koordinasi antara PT. Kereta Api Indonesia (Persero), PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Kementerian Perhubungan untuk mengatasi lonjakan penumpang pada lintas penyeberangan Merak-Bakauheni.

Dalam rangka memobilisasi penumpang yang biasanya menggunakan kereta api menuju Merak, disepakati bahwa akan disediakan angkot secara gratis oleh PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) bekerja sama dengan penyedia, dengan biaya sewa bus menjadi tanggungan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero).

“Kemarin tahun 2023 kita siapkan 20 sampai 30 angkot, sedangkan untuk tahun ini 20. Kalau kurang mungkin nanti ada penambahan,” kata Tri Nurtopo selaku Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, saat diwawancarai pada Senin (1/4/2024).

Kartini dprd serang

Jadwal kedatangan dan keberangkatan operasional shuttle bus atau angkot akan diatur dengan koordinasi antara PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), sehingga penumpang dapat dengan lancar beralih dari kereta api ke angkutan darat menuju pelabuhan.

“Untuk jadwal kita mengikuti jadwal kereta, kan itu mulai dari jam 5 pagi sampai jam 6 maghrib kalau tidak salah, jadi angkot mengikuti jadwal penumpang yang turun di Stasiun Cilegon,” jelasnya.

Keputusan ini diharapkan dapat membantu memperlancar arus mudik dan mengurangi kemacetan di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni.

Dengan adanya alternatif transportasi gratis ini, diharapkan juga dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pemudik dalam perjalanan mereka.

Namun, dikarenakan KA Lokal Merak hanya sampai Stasiun Cilegon dan sudah diputuskan dalam rapat koordinasi sebelumnya, muncul pertanyaan bagaimana jika terdapat warga atau penumpang yang ingin turun di Stasiun Krenceng yang terletak setelah Stasiun Cilegon.

Tri menjelaskan bahwa terkait hal itu belum ada jawaban dari Pemerintah Pusat. Namun sudah ada beberapa usulan yang diberikan guna memberikan kemudahan bagi para penumpang.

“Kemarin itu usulannya, nanti penumpang yang mau ke merak kita turunkan di Stasiun Cilegon dan naik menggunakan angkot gratis menuju merak. Sedangkan untuk penumpang yang tujuannya adalah Stasiun Krenceng, mereka nanti tetap akan naik dan turun di Stasiun Krenceng, karena kita usulkan bahwa Kereta Api nanti putar balik di Stasiun Krenceng saja. Namun itu belum ada keputusan dan jawaban dari pusat,” ujar Tri menambahkan. (*/Hery)

Polda