Komunitas Cyber NKRI Berikan Kursi Roda Bagi Penyandang Disabilitas di Cilegon
CILEGON – Didampingi Nenek tercinta, Ananda Sherli Apriliyanti, seorang balita penyandang disabilitas warga Kota Cilegon, akhirnya dapat tersenyum bahagia karena menerima bantuan kursi roda.
Sherli lahir pada tanggal 4 Oktober 2012, sudah dua tahun menjadi anak Piatu, dan saat ini tinggal dan diurus oleh Neneknya, Ibu Fatihah (58). Ibu kandungnya sudah meninggal dunia, dan ayah kandungnya bernama Rijal, pergi entah dimana rimbanya sampai saat ini.
Adapun Ibu Fatihah dan ananda Sherli adalah asli pribumi dan kelahiran warga setempat di Link Penauan Rt 02 Rw 01, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.
Selama ini, sehari-hari Neneknya Sherli tidak bisa kemana mana karna harus menjaga Sherli, dan untuk kebutuhan setiap hari hanya mengandalkan usaha kecil-kecilan di rumah dengan membuka warung jajanan anak-anak.
Pada Senin (15/3/2021), didampingi Samsul Arifin selaku Ketua RT 02 RW 01, Kelurahan Kubangsari, komunitas relawan anti HOAX Cyber NKRI DPD Banten bersama Tagana Kota Cilegon, menyambangi kediaman Ibu Fatihah dan menyerahkan bantuan sembako serta kursi roda untuk Ananda Sherli Apriliyanti.
Dalam kesempatan itu, Binsar Manik mewakili Cyber NKRI DPD Banten, menyampaikan ucapkan terima kasih sudah diterima bersilaturahmi dan dapat bertemu dengan Ananda tercinta Sherli Apriliyanti.

“Mohon sembako ini dapat diterima dan dapat membantu. Adapun Kursi roda ini untuk Ananda kami tercinta
Sherli Apriliyanti. Semoga bermanfaat dan bisa membantu untuk aktifitasnya sehari-hari, sehingga tidak perlu digotong keluarga lagi,”ujar Binsar Manik.
Ditempat yang sama, Samsul Arifin selaku Ketua RT 02 RW 01, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian untuk warganya.
“Saya mewakili warga Link Penauan RT 02 mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada relawan Cyber NKRI DPD Banten dan Tagana Kota Cilegon yang sudah peduli kepada warga kami Ade Sherly. Semoga di balas oleh Allah SWT,” ungkap Samsul Arifin.
Sebagai Ketua RT 02 RW 01 di Kelurahan Kubangsari, Samsul Arifin menanamkan harapan, semoga Ade Serly bersama Neneknya mendapet bantuan sembako perbulan dari Pemerintah Pusat.
Samsul Arifin menambahkan, Ibu Fatihah dan Ananda Sherli sudah memiliki BPJS dan dibayar oleh pemerintah. Adapun Ibu kandung Sherly, meninggal dunia pada tanggal 16 Juli 2020 lalu.
“Saya baru 2 bulan jadi RT disini. Menurut keterangan dari Neneknya Ananda Sherli, kalau neneknya belum pernah dapet bantuan raskin dan lain-lainnya. Kalau Sherly pernah dapet bantuan dana covid hanya 3 kali sesudah itu tidak dapat lagi,”katanya. (*/Red)


