Lestarikan Budaya, Puluhan Pelajar Ikuti Festival Singa Jawara Banten

CILEGON – Peguron Jaya Laksana dari Link. Terate Udik, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon menggelar Tasyakuran ke-30 yang dirangkaikan dengan kegiatan Festival Silat Ngaji (Singa) Jawara Banten tingkat pelajar se-Kecamatan Jombang. Jum’at (5/4/2019).

Dalam kegiatan rutin festival Singa Jawara Banten ini, dihadiri pimpinan puluhan peguron-peguron se-kecamatan Jombang dengan mengusung Slogan “Manunggal Jageu Pusakeu”.

“Alhamdulillah hari ini kita tasyakuran peguron Jaya Laksana ke-30, sekaligus kita jadi tuan rumah festival ini. Pesertanya dari TK hingga SLTA. sejauh ini yang daftar ada 33, SD 15 peserta, SMP/SMK ada 18,” kata Ketua Panitia, Asrul Doang saat ditemui faktabanten.co.id di sela acara.

Asrul juga menjelaskan, pelaksanaan Festival Singa Jawara Banten ini sebagai program lintas peguron yang juga secara rutin wajib diikuti dan dilaksanakan di tiap tingkatan.

Ks nu

“Festival diadakan oleh Forum Lintas Wadah Organisasi bagi peguron Se-Banten dari Cilegon, Bojonegara, Serang dan sekitarnya. Kebetulan Jaya Laksana anggota Forum Lintas yang wajib ikut menjalankan program. Bulan lalu kita mengikuti festival di Lamongan, Kramatwatu,” jelasnya.

“Dan untuk festival kali ini hanya se-Jombang saja, pemenang atau juara Festival Singa Jawara ini akan mewakili Jombang di event Golok Day 2019 nanti,” imbuhnya.

Selain itu, Asrul berharap, festival tersebut akan melahirkan bibit-bibit yang tangguh untuk meneruskan tradisi seni budaya pencak silat.

“Selain menyeleksi ketangguhan silat dan ngaji peserta dari lintas peguron untuk mencari yang terbaik, dengan festival diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus tekun berlatih silat dan ngaji. Dan kami berharap dengan bentuk pembinaan ini bisa terus melestarikan seni budaya pencak silat,” harapnya.

“Selesainya sampai malam, karena peserta lumayan banyak, semoga yang menjadi juara juga berprestasi di even Golok Day nanti,” tandasnya. (*/Ilung)

Cibeber nu