Pengusiran Dirut Krakatau Steel oleh DPR Tak Tepat, Silmy Karim Bisa Selamatkan Blast Furnace

CILEGON – Dukungan dan simpati terhadap Direktur Utama PT Krakatau Steel, Silmy Karim yang diusir saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI terus berdatangan dari elemen masyarakat di Banten.
Salah satunya oleh Ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Tirtayasa (IKA FT Untirta) Muhammad Holik Kelana.
Ia menyayangkan kejadian pengusiran orang nomor 1 di Perusahaan BUMN tersebut.
“Dengan dalih Silmy tidak menghargai tata cara persidangan, benar Silmy Karim secara spontan bereaksi terhadap apa yang disampaikan oleh Bambang Haryadi Ketua Komisi VII DPR dan benar pula mereka berhak melakukan pengusiran, tapi langkah pengusiran yang diambil juga sebuah langkah yang kekanak-kanakan, dan emosional sebagai anggota dewan,” ujarnya, Selasa, (15/2/2022).

Menurut Holik, tindakan yang serta merta mengusir peserta sidang juga sangat tidak etis.
“Ada beberapa hal yang kami pikir penting adalah keterangan dari Silmy Karim terkait impor Baja PT Krakatau Steel, saya rasa Silmy Karim cukup wajar bereaksi cukup keras karena beliau bukan orang yang memegang perseroan ketika blast furnace dibangun, beliau justru sedang melakukan upaya yang tepat agar uang negara tidak tambah babak belur dengan projct yang mangkrak ini,” terangnya.
“Point ini yang seharusnya kita tunggu penjelasan dari Pak Silmy dan mampu diserap oleh Komisi VII DPR RI. Pimpinan sidang sepertinya memang mempunyai agenda untuk melakukan pengusiran terhadap Silmy Karim, yang justru akan memberikan penjelasan secara lebih detail,” imbuhnya.
Mantan aktivis mahasiswa ini juga menilai, sebagai wakil rakyat Komisi VII juga kurang bijaksana di dalam menjalankan dan memimpin rapat. Sehingga publik tidak bisa secara maksimal mendapatkan informasi dan keputusan hasil rapat.
“Dengan tidak memberikan ruang sama sekali untuk Silmy bisa melanjutkan, padahal Silmy juga sudah meminta maaf dan menyadari kesalahannya, kita semua yakin Silmy jauh lebih memahami penyakit Krakatau Steel, apa dan jenis obat apa yang harus dikonsumsi, agar Krakatau Steel segera pulih dari penyakitnya. Apa yang didapatkan dari hasil RDP dengan pimpinan komisi yang rendah pengetahuan dan tidak berorientasi pada hasil yang jauh lebih besar dan bermanfaat. Arogansi dan emosional yang dikedepan kan kita tidak akan mendapat kan apa-apa,” tandasnya. (*/Red)
