Bawa Uang Pendaftaran Rp500 Juta, Amal Jayabaya Nyalon Ketum Kadin Banten

SERANG – Muhammad Azhari atau Amal Jayabaya mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten masa bakti 2021-2026 pada Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-VI. Muprov rencanaya bakal digelar pada tanggal 22 November 2021 mendatang.

“Amal Jayabaya sudah mengambil formulir pendaftaran calon Ketum Kadin Banten masa bakti 2021-2026,” kata Ketua SC Muprov VI Kadin Provinsi Banten, Agus R Wisas kepada wartawan, di Kantor Kadin Banten, Kota Serang, Rabu (27/10/2021).

“Siapapun yang mengambil formulir harus disertakan uang partisipasi. Jadi kita menunggu sampe Pak Amal mengembalikan formulir dan melengkapi persyaratan itu pada H-10,” imbuh Agus.

Pantauan Fakta Banten, Amal Jayabaya yang dikawal rombonganya mengambil formulir sekaligus menyerahkan uang partisipasi Rp500 juta kepada panitia Muprov VI Kadin Provinsi Banten. Selanjutnya, Amal juga berkewajiban untuk melunasi uang pendaftaran sebesar Rp500 juta, lantaran total uang partisipasi pendaftaran mencapai Rp1 miliar.

Saat dikonfirmasi, Amal Jayabaya berharap gelaran Muprov VI Kadin Provinsi Banten berjalan dengan lancar, aman dan kondusif. Dalam kesempatan ini juga Amal mengklaim telah mengantongi 7 rekomendasi dari Kadin kabupaten/kota se-Banten.

Kendati begitu, pengusaha muda ini mengharapkan Muprov ke-VI Kadin Banten masa bakti 2021-2026 digelar secara aklamasi.

Sebagai informasi, formulir pendaftaran sudah bisa diambil di Kantor Kadin Banten. Untuk penyerahannya formulir terakhir pada pukul 16.00 WIB, tanggal 15 November 2021.

Kemudian untuk persyaratan diantaranya, surat lamaran permohonan menjadi Ketua Umum Kadin Provinsi Banten Masa Bakti 2021-2026, daftar riwayat hidup (bermaterai), domisili di wilayah Provinsi Banten dibuktikan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Persyaratan selanjutnya, pas photo ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar, Surat Keterangan Sehat dari Dokter (asli) sebanyak 1 lembar dan uang partisipasi pendaftaran Rp1 miliar. (*/Faqih)