Belum Juga Dibuka, PPDB Banten Dikeluhkan Warga

SERANG – Ketua DPRD Banten, Andra Soni menggelar reses masa persidangan ketiga tahun 2020-2021, di Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Rabu (9/6/2021).

Agenda rutinitas yang dilakukan Politikus Gerindra ini mendapat banyak keluhan serta aspirasi dari warga dapilnya. Salah satunya warga mengeluhkan soal Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Banten.

Meski PPDB Banten 2021 belum dibuka, kekhawatiran warga sudah dirasakan. Diketahui, PPDB Banten sendiri diawali untuk tingkat SMK yang akan mulai dibuka dari tanggal 14-18 Juni 2021.

Rita, salah satu warga Cipadu, Kota Tangerang, Banten mengeluhkan skema PPDB yang akan dibuka beberapa hari mendatang. Ia merasa khawatir jika sanak keluarganya tak bisa masuk sekolah negeri kewenangan Provinsi Banten.

Menanggapi keluhan warga itu, Andra Soni mengungkapkan kondisi SMA/SMK di Kota Tangerang. Menurutnya, jumlah SMA/SMK di Kota Tangerang sangatlah terbatas.

Untuk itu dia berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dapat memberikan solusi atas keterbatasan SMA/SMK. Bisa saja kata dia Pemprov Banten bekerjasama dengan sekolah swasta.

“Permasalahan kita lahan. Sehingga DPRD mendorong Pemprov untuk bekerja sama dengan swasta agar membangun sekolah di wilayah Tangerang Raya,” ujarnya.

Keluhan dari masyarakat terkait dengan keterbatasan jumlah kelas, berdampak terhadap peluang dalam mendapatkan kesempatan sekolah di SMA/SMK Negeri semakin kecil.

“Karena kebetulan Kota Tangerang wilayah padat,” ucapnya.

Andra menyebut, di Kecamatan Ciledug, Kecamatan Larangan, dan Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang hanya terdapat 2 SMA Negeri. Sementara SMK Negeri belum ada di tiga kecamatan itu.

“Memang harus kita sadari, akui di wilayah Larangan belum ada SMA. Sehingga banyak anak sekolah yang tidak mendapatkan fasilitas pendidikan dari Pemerintah Provinsi Banten,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya terus memperjuangkan bagaimana sistem PPDB berjalan dengan baik. (*/Faqih)

Demokrat
Royal Juli