BI Banten Transformasi Beasiswa GenBI Jadi Bantuan Pendidikan Kebanksentralan, Penerima Naik Jadi 300 Mahasiswa
SERANG – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten resmi melakukan transformasi program beasiswa unggulan dengan mengubah nama Beasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI)/PSBI SDM Unggul menjadi Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (BPK).
Perubahan ini merupakan bagian dari penguatan peran Bank Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam terkait kebanksentralan dan perekonomian nasional.
Saat ini, program BPK di wilayah Banten menyasar mahasiswa dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, serta UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Humas Bank Indonesia Banten, Ade Jamaludin menyampaikan, bahwa transformasi ini tidak sekadar perubahan nama, melainkan juga penyempurnaan konsep program agar lebih relevan dengan kebutuhan pengembangan SDM di era saat ini.
Dari sisi jumlah penerima manfaat, program ini mengalami peningkatan signifikan.
Jika sebelumnya hanya menjangkau dua kampus dengan total 125 mahasiswa, terdiri dari 75 mahasiswa Untirta dan 50 mahasiswa UIN SMH Banten.
“Saat ini meningkat program BPK menjangkau 300 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi. Untirta 130 mahasiswa, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten 60 mahasiswa
dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 110 mahasiswa,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).
Selain memberikan bantuan pendidikan, program BPK juga menekankan pada pembinaan karakter, kepemimpinan, serta peningkatan literasi ekonomi dan keuangan bagi para penerima manfaat.
“Melalui program ini, kami berharap para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi perekonomian daerah maupun nasional,” harapnya.
Dengan hadirnya program BPK, Bank Indonesia optimistis dapat terus memperluas dampak positif dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, adaptif, serta memiliki wawasan kebanksentralan yang kuat.***


