Calon Kuat Ketua HIPMI Banten, Rifky Hermiansyah Siap Bangun Program Pelatihan dan Pembinaan Pengusaha Muda
SERANG– Rifky Hermiansyah digadang-gadang sebagai calon kuat yang bakal memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banten ke depan.
Sebagai informasi, HIPMI Banten dalam waktu dekat rencananya akan mengadakan musyawarah daerah (Musda) ke VIII pada Selasa 27 Mei 2025.
Rifky Hermiansyah yang kini menjabat sebagai Sekretaris HIPMI Banten siap maju mencalonkan diri menahkodai organisasi yang berisi pengusaha muda tersebut.
Salah satu bekal yang ia punya, anggota DPRD Banten itu ingin membangun program pelatihan, pembinaan lewat mentoring dan pelatihan para pengusaha muda.
“Meningkatkan kolaborasi membangun ekosistem yang mendukung kolaborasi antara pengusaha muda melalui program pelatihan, mentoring, dan networking,” kata Rifky, Kamis (22/5/2025).
Dalam visi misinya, Ketua Pemuda Muhammadiyah Banten itu ingin menjadikan HIPMI sebagai wadah pengusaha muda yang progresif, kolaboratif, dan inovatif, dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tanah jawara.
Hal ini sesuai dengan semangat “Maju Bersama, Sukses Bersama.” yang diusungnya.
Rifky juga ingin mendorong inovasi, menciptakan ruang bagi ide-ide kreatif dan inovasi bisnis untuk meningkatkan daya saing para pengusaha muda Banten.
Dari sini, Rifky punya ingin menguatkan kemandirian ekonomi dan mendorong pengusaha muda Banten untuk menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM, digitalisasi, dan diversifikasi usaha.
“Memperluas akses pasar, memfasilitasi pengusaha muda dalam mengakses pasar lokal, nasional, dan internasional melalui pameran dagang, kemitraan strategis, dan promosi produk,” tambahnya.
Ia juga mengutamakan keberlanjutan mendorong praktik bisnis yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab sosial untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Banten.
“Memperjuangkan kepentingan anggota serta mengoptimalkan advokasi kebijakan yang mendukung pengusaha muda serta memastikan keberpihakan pemerintah dan stakeholder terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tukas Rifky. (*/Ajo)

