Wisata Anyer

Cicipi Kuliner Khas Daerah, Ketua Kwarnas Budi Waseso Kunjungi Stand Banten di Jamnas XII

HUT RI PT PCM – KPP

JAKARTA – Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menyempatkan diri mengunjungi Stand Pameran Kwartir Daerah (Kwarda) Banten pada pelaksanaan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Budi Waseso menghadiri Pawai Budaya Nusantara sekaligus Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan utama Buperta Cibubur.

Didampingi jajaran pimpinan Kwarnas, Budi Waseso disambut Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda) Banten, Indra Martha Rusmana, bersama pengelola stand dan anggota kontingen Banten.

Stand Kwarda Banten menjadi salah satu ruang yang menampilkan beragam potensi daerah, mulai dari budaya, sejarah, kuliner, hingga berbagai bentuk kearifan lokal Banten.

Suasana semakin menarik ketika Budi Waseso mencicipi sejumlah makanan tradisional yang disediakan di stand tersebut. Dua kuliner khas yang menjadi perhatian adalah kulit tangkil dan kue satu.

Sambil menikmati sajian kuliner, Budi Waseso berdialog dengan Indra Martha Rusmana mengenai konsep pameran serta strategi kontingen Banten dalam memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya daerah kepada peserta Jamnas XII dari berbagai wilayah Indonesia.

Budi Waseso mengapresiasi kehadiran unsur budaya lokal dalam kegiatan Jamnas.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam memperkenalkan sekaligus menjaga keberagaman budaya Indonesia kepada generasi muda.

“Pramuka harus menjadi bagian dari upaya mengenalkan dan melestarikan budaya Indonesia. Setiap daerah memiliki kekayaan dan keunikan masing-masing. Ini harus diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka tidak hanya mengenal budaya daerahnya, tetapi juga bangga menjadi bagian dari Indonesia,” ujar Budi Waseso.

Ia menilai pameran daerah dalam Jamnas bukan sekadar pelengkap kegiatan, tetapi dapat menjadi media edukasi sekaligus sarana mempertemukan berbagai budaya dari seluruh Indonesia.

“Yang seperti ini bagus. Pramuka tidak hanya berkemah dan berkegiatan di lapangan, tetapi juga mengenalkan potensi daerah. Makanan, budaya, kesenian, dan nilai-nilai lokal merupakan bagian dari identitas bangsa,” katanya.

HUT RI Pramuka Sankyu

Pinkonda Banten, Indra Martha Rusmana, mengatakan Stand Kwarda Banten sengaja dikemas sebagai etalase kecil untuk memperkenalkan berbagai potensi Banten kepada peserta Jamnas XII.

Menurutnya, pengunjung tidak hanya disuguhkan produk khas daerah, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai sejarah, budaya, kuliner, serta karakter masyarakat Banten.

“Kami ingin Stand Banten menjadi etalase kecil yang bisa bercerita tentang Banten. Di sini kami mencoba menghadirkan berbagai unsur, mulai dari budaya, kuliner, sejarah, hingga semangat kepramukaan. Harapannya, setiap orang yang berkunjung tidak hanya melihat, tetapi juga mengenal dan membawa cerita tentang Banten,” ujar Indra.

Ia menambahkan, kunjungan Ketua Kwarnas menjadi motivasi bagi kontingen Banten untuk semakin kreatif dalam memanfaatkan kegiatan kepramukaan sebagai sarana promosi budaya daerah.

Termasuk melalui kuliner tradisional yang disajikan kepada para pengunjung. Bagi Indra, makanan khas Banten memiliki nilai lebih dari sekadar sajian, karena di dalamnya terdapat cerita dan identitas masyarakat daerah.

“Ketika Ketua Kwarnas berkenan mencicipi kulit tangkil dan kue satu, bagi kami ini menjadi bentuk apresiasi yang sangat berarti. Kuliner tradisional bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas dan cerita masyarakat Banten,” ungkapnya.

Jamnas XII yang mempertemukan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat pertukaran budaya antardaerah.

Melalui stand pameran, masing-masing kontingen memiliki kesempatan memperkenalkan keunikan daerahnya kepada peserta lainnya.

Bagi Kwarda Banten, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperluas pengenalan budaya Banten di kalangan generasi muda.

Indra berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jamnas XII dapat mendorong anggota Pramuka Banten semakin mengenal, mencintai, dan turut melestarikan budaya daerah.

“Pramuka adalah generasi penerus. Kalau mereka mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budayanya, maka mereka akan menjadi bagian penting dalam menjaga identitas bangsa. Kami ingin semangat itu tumbuh dari Banten dan dibawa oleh anak-anak muda Banten ke mana pun mereka pergi,” pungkasnya.

Kunjungan Ketua Kwarnas Budi Waseso ke Stand Kwarda Banten kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama pengelola stand serta jajaran kontingen Banten.***

HUT RI Dindikbud – Disporapar
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien