Dewan Minta Pemprov dan BUMD Berikan Kemudahan Permodalan Untuk Masyarakat Banten

SERANG – Pandemi covid-19 yang berakibat terhadap ekonomi masyarakat masih belum selesai, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, M. Nawa Said Dimyati mengatakan, pelayanan dasar pemerintah harus berpihak pada masyarakat, termasuk pada UMKM, Jika perekonomian ingin membaik.

Kata Wakil Rakyat yang akrab disapa Cak Nawa itu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, wajib memberikan kemudahan modal untuk pengembangan bisnis UMKM.

“Pelayanan mempermudah akses permodalan masyarakat dengan BUMD yang dimiliki. Pelayanan dapat mendorong pasar agar lebih tumbuh berkembang,” katanya saat menjadi narasumber acara di salah satu media nasional, Selasa (28/9/2021).

Cak Nawa menerangkan, kehadiran Bank Banten wajib memberikan kemudahan modal untuk masyarakat. Kemudian, PT. Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) harus mampu meningkatkan derajat hidup petani.

“Bank Banten harus lebih banyak kredit untuk UMKM kecil dengan persyaratan yang mudah. Kita juga berharap PT. ABM dapat membantu petani. Kalau ini berjalan baik Banten di usia 30 tahun dapat menyalip daerah lain,” terangnya.

Di sisi lain, Wakil Rakyat Dapil Kabupaten Tangerang itu mengatakan, pembangunan insfratuktur di wilayah Banten menjadi prioritas Pemprov. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan laju ekonomi.

“Pembangunan infrastuktur harus dibangun baik, maka akan mengakibatkan laju barang dan jasa akan mudah. Ini menjadi konsen dan prioritas Pemprov Banten,” paparnya.

Dirinya menilai, pemulihan ekonomi di Banten mengalami peningkatan yang signifikan. Meskipun pada awal pandemi mengalami minus, kini sudah bangkit berkat strategi Pemprov yang baik.  

“Meskipun mengalami gangguan, perusahaan di Banten tidak parah dengan di daerah lain. Malah ada di Pasar Kemis Kabupaten Tangerang menerima karyawan 5 ribu lebih,” pungkasnya. (*/Red)