Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Gubernur Andra Soni Dorong Kadin Perkuat Kemitraan UMKM dan Investasi
LEBAK – Gubernur Banten Andra Soni menyatakan bahwa perekonomian Provinsi Banten terus menunjukkan kinerja positif melalui berbagai indikator pertumbuhan dan capaian investasi.
Selain itu, program-program prioritas pemerintah dinilai membuka peluang besar bagi dunia usaha untuk berkembang secara inklusif.
Andra Soni mengungkapkan, pada Triwulan II-2026, ekonomi Banten tumbuh sebesar 5,49 persen dengan tingkat inflasi tahunan yang tetap terkendali di angka 2,76 persen.
“Provinsi Banten tetap menjadi tujuan investasi utama. Realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp 130,2 triliun, sedangkan pada Semester I-2026 telah menyentuh Rp 66,3 triliun,” kata Gubernur Andra Soni saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten di Hotel Grand Keisha, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, program prioritas pemerintah membuka peluang luas bagi pengusaha lokal. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 3,5 juta penerima manfaat dan membutuhkan rantai pasok pangan daerah yang kuat.
Program tersebut diharapkan sekaligus merangsang minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
“Pemprov Banten berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberikan kepastian hukum, mempermudah perizinan, serta memberantas pungutan liar maupun praktik koruptif yang menghambat dunia usaha,” tegasnya.
Ia berharap Kadin Banten dapat memperkuat kemitraan antara usaha besar dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar pelaku usaha daerah mampu naik kelas.
Kadin juga diminta mendukung penyerapan tenaga kerja melalui sinergi dunia pendidikan dan industri, seperti program magang dan vokasi lulusan SMK, serta mendorong hilirisasi produk unggulan daerah.
“Saya berpesan agar musyawarah ini dilaksanakan secara demokratis, tertib, dan mengedepankan mufakat. Siapa pun yang terpilih, mari kita dukung bersama. Jadikan Kadin Banten organisasi yang solid, profesional, dan inklusif,” tutur Andra Soni.
Dukungan serupa disampaikan Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan.
Ia menegaskan kesiapan institusi Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum guna menciptakan iklim investasi yang kondusif menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia, Erwin Aksa, mengapresiasi dukungan Pemprov Banten terhadap dunia usaha. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi investasi nasional dengan UMKM lokal.
“Provinsi Banten memiliki posisi strategis sebagai salah satu tujuan investasi nasional. Investasi ini harus menggandeng UMKM. Selamat bermusyawarah, semoga Musprov VII ini melahirkan ketua yang amanah untuk periode 2026–2031,” ujar Erwin.***

