Tunjukkan Aksi Debus, Kholid Miqdar Buka Pendaftaran Pelatihan Relawan dan Pejuang Banten untuk Tolak PIK 2

SERANG – Nelayan Banten yang dikenal sebagai Aktivis Pagar laut, Kholid Miqdar, membuka pendaftaran pelatihan bagi relawan dan pejuang Banten persiapan untuk bersama menolak proyek Pantai Indah Kapuk (PIK 2).
Pendaftaran tersebut disampaikan secara terbuka melalui unggahan video yang di upload satu hari lalu di akun TikTok pribadinya, @KholidMiqdar.
“Dibuka Mobilisasi Pendaftaran Para Relawan Pejuang Se-Banten Untuk Persiapan Pelatihan.,” sebagaimana dikutip dalam keterangan di dalam video tersebut, Sabtu (12/4/2025).
Dalam video berdurasi pendek itu, memperlihatkan pertunjukan aksi debus, salah satu seni budaya bela diri khas Banten yang dikenal dengan kekebalan terhadap senjata tajam dan panas api, sebagai simbol kesiapan dan keteguhan perjuangan.

Dalam narasi videonya, diiringi penyampaian Kholid seperti di video sebelumnya yang menyatakan sikap menolak keras terhadap proyek reklamasi PIK 2 yang dinilai telah merugikan masyarakat pesisir, khususnya nelayan Banten.
Ia mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap para pengembang mega proyek tersebut.
“Kami mendesak kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera memerintahkan instrumen negara untuk menindak tegas pelaku Antoni Salim, Aguan CS, serta korini-kroninya yang telah memecah belah kami sebagai rakyat Banten,” tegas Kholid dalam video.
Kholid juga memperingatkan bahwa jika tuntutan masyarakat Banten diabaikan oleh pemerintah pusat, maka pihaknya yang mengatasnamakan Koalisi Rakyat Banten menyatakan siap perang secara fisik.
“Jika pernyataan kami tidak diindahkan, atas nama Koalisi Rakyat Banten kami akan menyatakan perang secara fisik. Takbir! Allahu Akbar!” serunya lantang, disambut gema takbir dari para pendukung yang hadir dalam video tersebut.(*/Nandi)


