Tips Merawat Sandal Birkenstock Supaya Tetap Awet

 

FAKTA – Sandal merupakan salah satu alas kaki favorit yang digunakan untuk berbagai kesempatan. Alasannya banyak, mulai dari penggunaannya yang simple, bentuknya beragam, dan pilihan mereknya bervariasi. Contoh merek sandal yang sudah memiliki popularitas yang tinggi adalah Birkenstock, merek asal Jerman yang dipakai oleh berbagai kalangan.

Bagi para pecinta mode, pastinya sudah tidak asing dengan brand Birkenstock. Pengalamanya sudah berabad-abad lamanya dan jadi langganan sandal nyaman dengan bahan yang ramah lingkungan. Cara mendapatkannya juga gampang, bisa order Birkenstock Official Store di Blibli. Dapat barang original dengan harga terbaik.

Jika sudah dapatkan koleksi sandal Birkenstock yang diinginkan, harus selalu dirawat supaya tetap awet. Berikut ini tips mudah merawat sandal Birkenstock yang bisa diterapkan di rumah.

Simpan di Tempat yang Kering

Ada beberapa bahan baku sandal Birkenstock yang tidak tahan dengan lembab. Bisa muncul jamur, noda-noda putih atau hitam, sampai membuatnya bahannya mudah rapuh. Maka dari itulah, usahakan untuk menyimpan di tempat yang kering.

Jika tidak sengaja terkena air, segera keringkan. Bisa menggunakan tisu atau angin-anginkan saja. Jangan mengeringkan sandal Birkenstock di bawah sinar matahari yang terik. Selain membuat warnanya cepat pudar, juga akan membuat sandal jadi kering dan retak jika berbahan dasar kulit asli.

Hindari Jalanan Basah

Jika Anda memilih varian sandal Birkenstock berbahan kulit sintetis, tidak masalah saat banyak terkena air. Namun jika bahan kulit, serat alami, dan lainnya ada baiknya untuk hindari sandal dari basah. Pasalnya, bahan-bahan itu tidak kuat dengan lembab, jadi mudah rusak.

Alasan lainnya Anda perlu menghindari jalanan basah adalah sandal Birkenstock diproduksi dengan perekat mudah larut dalam air yang tidak mencemari lingkungan. Dampaknya, sangat tidak awet jika terlalu sering terpapar air. Jika sedang musim penghujan, cara amannya adalah mengurangi penggunaan sandal Birkenstock di luar ruangan.

Cuci Sesuai dengan Bahan Pembuatnya

Cara perawatan lainnya yang perlu diterapkan adalah mencuci sesuai dengan bahan pembuatnya. Karena itulah penting mengetahui terlebih dahulu bahan apa sandal Birkenstock yang dibeli.

Misalnya saja jika bahan yang digunakan adalah kulit asli, jika ingin membersihkan noda bisa buat larutan air dan cuka putih. Sementara jika ingin menghilangkan baret atau lecet di sandal berbahan kulit asli, bisa memanfaatkan larutan baking soda.

Advertorial

Advertorial

Jika sandal Birkenstock berbahan sintetis seperti koleksi dari Eva Malibu, bisa dibersihkan dengan menggunakan air dan sabun. Supaya lebih bersih, Anda bisa memanfaatkan sikat. Jadi pembersihannya bisa dibilang lebih sederhana dibandingkan kulit asli. Pun juga jika membersihkan sandal suede atau lainnya, juga berbeda lagi langkah-langkah pembersihannya.

Jika Anda tidak ingin repot membuat larutan pembersih, Birkenstock juga telah membuat produk pembersih khusus untuk sandal dan sepatunya. Bisa digunakan untuk membersihkan semua bahan dan menghilangkan berbagai jenis kotoran, termasuk noda hitam yang berasal dari minyak, keringat, debu, dan lainnya.

Angin-anginkan Secara Berkala

Supaya membuat sandal tetap dalam kondisi selalu kering, usahakan untuk angin-anginkan secara berkala. Jika sudah kering, lalu simpan di rak sepatu. Jangan terlalu lama diangin-anginkan juga. Bisa membuat warnanya berubah karena perubahan cuaca.

Jika tidak punya waktu untuk angin-anginkan sandal Birkenstock secara alami, Anda bisa memanfaatkan hair dryer atau kipas angin. Sekali lagi, hindarkan dari tempat yang terlalu banyak terpapar sinar matahari.

Jangan Simpan Dalam Plastik

Langkah perawatan selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah jangan menyimpan sandal di dalam plastik. Banyak orang di luaran sana yang ingin menghindarkan sandal dari noda dengan memasukkannya ke dalam plastik. Namun ternyata, hal tersebut malah membuat warnanya jadi gampang pudar.

Selain membuat warna sandal mudah pudar, pembungkusan dengan plastik juga menyebabkan sandal jadi gampang rapuh dan akhirnya mudah rusak. Apalagi jika bahan adalah kulit asli, membuatnya kurang bernafas lega. Lebih disarankan untuk menyimpannya dengan dust bag.

Penggunaan dust bag selain menghindarkan sandal dari debu dan kotoran, juga membuat sandal bisa bernafas dengan leluasa. Apalagi bentuk dari dust bag ini juga beragam, membuat penyimpanan makin estetik dan rapi. Terakhir, jangan lupa memasukkan gel silika supaya jamur, bakteri dan lainnya bisa diminimalisir.

Rutin Menyemir Sandal

Tidak hanya sepatu saja yang perlu disemir, sandal juga. Jika dilakukan penyemiran secara rutin, warna dari sandal Birkenstock ini akan tetap cantik layaknya baru. Tips untuk menyemir sandal adalah memilih warna yang mirip seperti aslinya. Selain itu, usahakan untuk menyemirnya satu arah. Dengan begitu akan membuat tampilannya jadi lebih rapi.

Supaya tampilan sandal makin prima lagi, Anda bisa mengilapkannya dengan kondisioner khusus sepatu. Tapi jika melakukan perawatan ini, ada baiknya dilakukan satu sampai dua tahun sekali.

Itulah berbagai tips merawat sandal Birkenstock tetap awet. Mulai dari menyimpan di tempat yang kering sampai dengan rutin menyemirnya. Yuk lengkapi sandal Birkenstock incaran Anda di Blibli. Ada banyak potongan harga menggoda, bisa dibayar dengan berbagai metode pembayaran, dan pilihan koleksinya banyak.

Supaya Anda tetap bisa mendapatkan berbagai update informasi diskon atau penawaran menarik lainnya dari Blibli, instal aplikasinya di smartphone. Pesan jadi mudah, murah, dan memangkas waktu! ***