Dampak Banjir di Calung Bungur Sajira, Pertanian Rusak Hingga Pasar Tertimbun Lumpur

Sankyu ktq

CILEGON – Pasca banjir bandang yang terjadi pada Rabu (1/1/2020) pukul 08.00 WIB pekan lalu yang memporak-porandakan ratusan rumah warga. Sedikitnya 6 Kampung di Desa Calung Bungur, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, yang menjadi korban bencana alam tersebut.

Memasuki hari ke-9 pasca banjir, tim Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon Peduli Bencana Banjir Bandang Lebak, dengan didampingi rekan-rekan PWI dari Kabupaten Lebak, tiba di lokasi Kampung Karian, Desa Calung Bungur, Kamis (9/1/2020) siang, sekitar pukul 14.45 WIB.

Kehadiran tim PWI Kota Cilegon disambut baik dan hangat bahkan langsung diterima langsung oleh Kepala Desa Calung Bungur, Ahyani, di Posko Kampung Karian didampingi para warga sebagai pengurus Posko Bantuan di desa tersebut.

Bantuan logistik yang berupa mie instan, air mineral dalam kemasan, perlengkapan bayi, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya diterima langsung oleh Kepala Desa Calung Bungur, Ahyani untuk dibagikan kepada warga korban banjir.

Tim PWI Kota Cilegon secara langsung wawancara dengan Ahyani, yang menceritakan saat kejadian hingga kondisi awal Desa Calung Bungur dimana akses jalan terputus, karena jembatan penyambung antar desa yang diterjang banjir bandang

Ak

“Kampung kami terisolir. Tapi saat ini akses jalan sudah terbuka oleh tim dari Polair,” tuturnya.

Dinas

“Terlihat jelas rumah warga rusak parah, ternak hewan milik warga pun hanyut, pertanian kami rusak total tak tersisa. Bahkan pasar rakyat tertimbun lumpur alias perekonomian untuk saat ini lumpuh total,” ungkap Ahyani.

Lebih lanjut, Ahyani juga berterimakasih kepada tim PWI Kota Cilegon yang meluangkan waktunya untuk terjun langsung ke lokasi dalam rangka menghantarkan bantuan untuk para korban.

“Saya mewakili warga Calung Bungur mengapresiasi dan terimakasih kepada PWI Cilegon atas kepedulianya terhadap warga Lebak Mudah-mudahan musibah ini hanya sekali ini saja,” ucapnya berharap.

Usai penyerahan bantuan, tim PWI Kota Cilegon langsung turun ke lokasi bencana dan menyapa warga yang sebagian masih berusaha membersihkan, mengumpulkan bahan material, sisa peralatan seadanya yang masih bisa dipakai dari rumah-rumah yang porak-poranda dan masih terendam lumpur.

Selain itu, tim PWI Cilegon juga langsung melihat jembatan yang terputus dan juga pasar rakyat masih tampak terbenam lumpur.

Tim PWI Cilegon yang terdiri dari wartawan yang aktif liputan di Cilegon ini, berpesan kepada saudara-saudara yang terkena dampak bencana alam semoga diberikan kesabaran dan kekuatan serta tabah dalam menghadapi cobaan dan ujian tersebut. Dan untuk kebutuhan korban banjir atau apa yang diharapkan, semoga dapat segera direalisasikan oleh pemerintah terkait. (*/Ilung)