Pelepasan Kontingen POPDA XII: Pemkot Cilegon Janjikan Bonus Emas Rp10 Juta

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon resmi melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Rabu (10/6/2026).
Untuk mendongkrak motivasi dan performa para atlet pelajar, pemerintah daerah telah menyiapkan guyuran bonus bagi peraih medali.
Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, membeberkan bahwa nominal insentif atau bonus yang disiapkan bervariasi, tergantung pada tingkatan medali yang berhasil disumbangkan untuk Kota Baja.
Rincian Bonus Atlet POPDA XII Cilegon:
Medali Emas: Rp10.000.000
Medali Perak: Rp5.000.000
Medali Perunggu: Rp2.000.000 hingga Rp3.000.000
Aziz menjelaskan, Cilegon memikul dua peran sekaligus pada gelaran tahun ini, yakni sebagai tuan rumah penyelenggaraan dan juga sebagai peserta kompetisi.

Dengan status tersebut, target utama yang dibidik adalah memperbaiki peringkat dari tahun-tahun sebelumnya.
“Hari ini kita melepas kontingen POPDA ke-12 Kota Cilegon. Tentu targetnya kita bisa memperbaiki peringkat, minimalnya bisa menyaingi dominasi dari daerah Tangerang Raya,” ujar Aziz usai pelepasan.
Untuk menyukseskan target tersebut, Pemkot Cilegon mengirimkan kekuatan penuh dengan total 428 personel, yang terdiri atas 365 atlet pelajar serta 63 pelatih dan ofisial.
Di tempat yang sama, Ketua KONI Kota Cilegon, Irfan Ali Hakim, turut memberikan suntikan semangat kepada seluruh atlet.
Mengingat beberapa cabang olahraga (cabor) sudah mulai dipertandingkan hari ini, Irfan meminta para atlet untuk langsung fokus penuh di arena.
“KONI mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang akan berlaga, karena beberapa pertandingan sudah dimulai hari ini. Pesan saya, junjung tinggi sportivitas,” tutur Irfan.
Meski menekankan bahwa kalah dan menang adalah hal biasa dalam kompetisi olahraga, Irfan tetap menuntut para atlet pelajar Cilegon memiliki mental juara untuk membawa pulang medali tertinggi.
Terkait target medali, KONI Cilegon memilih tidak mematok angka yang kaku agar tidak membebani psikologis atlet di lapangan.
“KONI tidak saklek harus (menetapkan angka) ini atau itu. Yang jelas, maksimalkan potensi di lapangan dan raih medali emas sebanyak-banyaknya untuk mendongkrak posisi Cilegon,” pungkas Irfan. (*/ARAS)


