Wisata Anyer

Debu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Lebak, Warga Cimenteng Jaya Dibuat Kaget Temukan Endapan Abu di Rumah

LEBAK– Warga Desa Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, pada Sabtu (5/9/2026) pukul 23.00 WIB, dikejutkan dengan adanya debu halus yang menempel di sekitar rumahnya.

Debu tersebut diduga merupakan material abu vulkanik yang terbawa angin dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Salah seorang warga, Gugun, mengaku mulai merasakan adanya perbedaan saat perjalanan pulang menuju rumah pada malam hari.

Ia menyebut kondisi udara membuat matanya terasa perih ketika berada di jalan.

“Waktu pulang terasa pedih di mata, awalnya saya tidak berpikir macam-macam. Saya kira hanya kondisi jalan yang berdebu,” ujar Gugun.

Setibanya di rumah sekitar pukul 23.00 WIB, Gugun kembali dibuat heran. Ia melihat sejumlah bagian rumah tampak kotor oleh lapisan debu tipis.

Awalnya, ia menduga debu tersebut berasal dari tanah atau aktivitas kendaraan di sekitar rumah.

“Saya pikir mungkin debu tanah dari depan rumah, Tapi biasanya tidak sampai seperti ini,” katanya.

Rasa penasaran membuat Gugun kembali memeriksa kondisi halaman rumahnya pada dini hari atau Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 04.42 WIB.

Ia kemudian membandingkan debu yang menempel dengan tanah di sekitar halaman.

Namun setelah dikumpulkan, material tersebut terlihat berbeda dari debu tanah biasa.

Warnanya menyerupai abu halus seperti material vulkanik yang pernah terlihat dari erupsi gunung berapi.

“Setelah dikumpulkan ternyata bentuknya seperti abu vulkanik. Dari situ baru saya sadar kemungkinan ini debu dari aktivitas gunung,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi, aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih berlangsung dengan status Level III atau Siaga. Erupsi yang terjadi secara menerus sejak Jumat malam, 4 September 2026 pukul 23.07 WIB. (*/Sahrul).

PWI Ucapan Sekda
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien