Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Jemaah Haji di Lebak 2026 Tidak Terdampak
LEBAK – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, kepastian keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Lebak, Banten, justru semakin diperkuat.
Pemerintah memastikan seluruh proses ibadah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana tanpa perubahan jadwal maupun penambahan biaya bagi jemaah.
Sebanyak 745 calon haji asal Lebak dijadwalkan berangkat pada gelombang kedua yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), masing-masing pada 15 dan 17 Mei 2026.
Mereka akan diberangkatkan melalui Embarkasi Cipondoh, Kota Tangerang, sebelum melanjutkan perjalanan udara menuju Madinah melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lebak, Halimatussakdiah, menegaskan bahwa situasi di Timur Tengah tidak memengaruhi jadwal maupun teknis pemberangkatan jemaah.
“Seluruh tahapan sudah dipersiapkan dengan matang. Tidak ada perubahan jadwal, dan biaya tetap sesuai ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya,” ujarnya kepada Fakta Banten, Minggu (26/4/2026).
Ia menyebutkan, total kuota haji untuk Kabupaten Lebak tahun ini mencapai 745 orang.
“Setiap tahun kuotanya tetap tidak ada perubahan,” ujarnya.
Berbagai persiapan telah dilakukan secara intensif, mulai dari koordinasi lintas instansi hingga kesiapan teknis di lapangan.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait memastikan seluruh proses berjalan lancar dan aman, dengan tingkat kesiapan yang diklaim telah mencapai 100 persen.
Selain itu, seluruh calon jemaah haji telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai syarat wajib sebelum keberangkatan.
Pemeriksaan lanjutan juga akan dilakukan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan guna memastikan kondisi fisik jemaah benar-benar siap menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Dengan kepastian ini, diharapkan para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk, tanpa terpengaruh isu global yang berkembang.
Pemerintah juga mengimbau keluarga jemaah untuk tetap tenang dan mempercayakan seluruh proses kepada pihak berwenang.
“Harapan kami, seluruh jemaah asal Lebak dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, dan meraih predikat haji mabrur,” tutup Halimatussakdiah. (*/Sahrul).


