Pekerja Proyek di Cibadak Lebak Terjatuh dari Ketinggian, Polisi Dalami Aspek Keselamatan Kerja

LEBAK – Aktivitas proyek konstruksi di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mendadak dihentikan sementara setelah seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja pada Sabtu (16/5/2026).
Korban dilaporkan jatuh dari atas perancah bangunan saat menjalankan pekerjaan di area proyek.
Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian para pekerja lain di lokasi. Korban yang mengalami luka cukup serius langsung dievakuasi oleh rekan kerjanya untuk mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, sebelum insiden terjadi korban diduga sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang fit.
Meski demikian, aktivitas pekerjaan tetap dijalankan dan kondisi tersebut disebut tidak sempat disampaikan kepada pengawas lapangan.
Kecelakaan terjadi ketika korban sedang berada di atas struktur kapolding untuk melakukan pekerjaan konstruksi di bagian atas bangunan.
Dalam proses pekerjaan itu, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh dari ketinggian.
Tak lama setelah kejadian, aparat dari Polsek Cibadak bersama tim identifikasi mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah pekerja yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.
Kasi Humas Polres Lebak, Sambung Moestafa, membenarkan adanya insiden kecelakaan kerja tersebut.
Menurutnya, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait faktor penyebab kejadian, termasuk aspek keselamatan kerja di area proyek.
“Kami sudah melakukan pengecekan lokasi serta meminta keterangan sejumlah pihak untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh,” ujarnya.
Selain pemeriksaan saksi, aparat juga menelusuri penerapan standar keselamatan kerja di lingkungan proyek.
Pengecekan dilakukan terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD), sistem pengamanan pekerja di ketinggian, hingga penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Pihak pengelola proyek disebut telah dimintai klarifikasi terkait sistem pengawasan kerja di lapangan.
Polisi juga memberikan peringatan agar pengawasan terhadap keselamatan pekerja diperketat guna mencegah insiden serupa kembali terjadi.
Menurut kepolisian, penerapan standar operasional prosedur dalam proyek konstruksi menjadi hal penting, terutama pada pekerjaan dengan risiko tinggi seperti aktivitas di area ketinggian.
Sementara itu, aktivitas di sekitar lokasi proyek sempat menjadi perhatian warga sekitar setelah kabar kecelakaan menyebar.
Sejumlah pekerja terlihat menghentikan aktivitas sementara saat proses evakuasi dan pemeriksaan berlangsung.
Polisi mengimbau perusahaan maupun masyarakat agar segera melapor apabila terjadi insiden kerja ataupun gangguan keamanan di lingkungan sekitar sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. (*/Sahrul).

