Wisata Anyer

Majalah National Geographic Berhentikan Staf Penulis Terakhirnya

 

JAKARTA – National Geographic, majalah berbingkai kuning ikonik yang telah mencatat alam selama lebih dari 100 tahun, memberhentikan staf penulis terakhirnya minggu ini, kata beberapa staf yang keluar.

Putaran terakhir PHK di majalah memotong 17 posisi editorial, termasuk semua penulis staf publikasi, seluruh staf podcastnya, dan sekelompok editor, termasuk satu yang telah menjadi staf selama hampir 40 tahun, mantan staf yang terpengaruh oleh PHK.

PHK, yang diumumkan kepada staf pada bulan April, merupakan bagian dari gelombang pemutusan hubungan kerja dari perusahaan induk Disney yang mengakibatkan ribuan posisi dipangkas di seluruh raksasa media.

Sebagian besar staf National Geographic pada saat itu diberi tahu bahwa posisi mereka akan ditiadakan dalam dua bulan, yang mengakibatkan banyak pemberangkatan minggu ini, kata mantan staf tersebut, dikutip dari CNN, Jum’at (30/6/2023).

Tidak jelas berapa banyak staf yang dipotong selama putaran terakhir PHK di majalah tersebut, tetapi langkah tersebut dilakukan karena perusahaan induk Walt Disney Co. telah memangkas ribuan staf di seluruh divisinya tahun ini.

National Geographic, yang memiliki lebih dari 1,7 juta pelanggan pada akhir tahun 2022, akan terus menerbitkan terbitan bulanan, kata seorang juru bicara majalah kepada CNN dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

“Perubahan staf tidak akan mengubah kemampuan kami untuk melakukan pekerjaan ini, tetapi memberi kami lebih banyak fleksibilitas untuk menceritakan kisah yang berbeda dan bertemu audiens kami di mana mereka berada di banyak platform kami,” kata juru bicara itu.

“Setiap sindiran bahwa perubahan baru-baru ini akan berdampak negatif pada majalah, atau kualitas penceritaan kami, adalah tidak benar,” ujarnya

Staf penuh waktu akan digantikan oleh daftar penulis lepas, kecuali konten digital tertentu yang akan ditulis oleh editor internal, kata mantan staf tersebut.

National Geographic saat ini hanya mempekerjakan dua editor teks yang ditunjuk, sekelompok yang disebut editor multi-platform yang menangani cetak dan digital, dan sekelompok editor khusus digital, kata mantan staf itu.

Majalah itu juga mempekerjakan dua reporter pengawas satwa liar yang posisinya didanai dan dikelola secara terpisah, kata mantan staf itu.

Berita tentang PHK dilaporkan di Twitter pada hari Selasa ketika staf penulis majalah yang pergi mulai mengedarkan berita tersebut.

“Hari ini adalah hari terakhir saya di National Geographic,” cuit Michael Greshko, mantan penulis sains di majalah tersebut.

“Majalah ini berpisah dengan staf penulisnya, termasuk saya.” lanjutnya.

Namun, ketika CNN menghubungi majalah tersebut pada hari Selasa, seorang juru bicara mengatakan “tidak ada yang perlu dilaporkan”.

“Mungkin saja yang Anda lihat adalah dari staf yang sebelumnya terkena dampak dan kini telah mencapai minggu terakhir mereka di perusahaan,” kata juru bicara tersebut.

Tetapi pada hari Rabu, lebih banyak staf penulis majalah tersebut menggunakan Twitter untuk membagikan berita kepergian mereka.

“National Geographic baru saya baru saja tiba, yang mencakup fitur terbaru saya – yang ke-16, dan yang terakhir sebagai penulis senior,” cuit Craig Welch.

“NatGeo memberhentikan semua penulis stafnya.”

“Ini adalah perjalanan yang epik, @NatGeo,” cuit mantan penulis Nina Strochlic.

“Rekan-rekan saya dan saya sangat beruntung menjadi penulis staf kelas terakhir.” pungkasnya. (*/CNN)

DPRD Banten MA
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien