Petisi Biokot Saipul Jamil Tembus 500.000 Tanda Tangan, Salah Satu yang Terbanyak Ditanggapi Publik

JAKARTA – Saipul Jamil bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang Jakarta Timur pada 2 September 2021 setelah menjalani hukuman akibat pencabulan remaja dan suap jaksa 250 juta rupiah.

Kebebasannya dirayakan di sejumlah program TV swasta dan memantik gelombang protes. Sebelumnya, bekas pesakitan ini dikalungi untaian kembang dan diarak dengan mobil mewah.

Salah satu protes muncul dalam bentuk petisi di laman Change.org dengan tajuk “Boikot Saipul Jamil Mantan Narapidana Pedofilia Tampil di Televisi Nasional dan YouTube.”

Dilansir dari Liputan6.com pada Rabu (8/9/2021) pagi, petisi boikot Saipul Jamil telah mencapai target yakni 500 ribu tanda tangan dan tengah bergerak menuju sejuta.

“Dengan 500.000 tanda tangan, petisi ini menjadi salah satu petisi paling banyak di tanda tangani di Change.org!” demikian keterangan yang tertera di bawah grafik jumlah penanda tangan, Selasa (7/9/2021).

Menilik keterangan yang menyertai petisi ini, sang pembuat melontar sebuah pertanyaan mendasar yakni, “Mengapa bisa mantan narapidana pencabulan anak diusia dini masih bisa tampil dan disambut meriah ketika keluar dari penjara?”

Lebih lanjut pembuat petisi menyebut, “Bahkan Saipul Jamil mengeluarkan lagu baru ketika keluar dari penjara, sangat yakin sekali dalam waktu dekat, dia bakal kebanjiran job, berbagai stasiun tv akan banyak yang mengundang demi rating semata.”

Di kolom komentar, sejumlah penanda tangan prihatin. “Jangan menormalisasi hal yg seperti ini. Bagaimana jika korban yg trauma beserta keluarga menyaksikan pelaku tertawa haha hihi di TV dan dinikmati khalayak ramai. Sungguh tidak pantas,” imbau Nayana Zuhriyah.

Simpati terhadap korban yang bisa jadi mengalami trauma seumur hidup terus mengalir dari kalangan figur publik dari sineas Angga Dwimas Sasongko hingga Ernest Prakasa. Terbaru, Inul Daratista minta maaf ke publik lewat akun Instagram terverifikasinya, 6 September 2021.

Saya MEMINTA MAAF yg sebesar besarnya jika dlm tayangan dan komentar saya tentang si Fulan (Saipul Jamil -red) sangat menyakiti anda semua,” tulis Nyonya Adam Suseno.

Sejujurnya tdk ada niatan utk apapun, dgn si fulan pun sbg teman. Bagi saya selalu melihat sisi baik seseorg sj meski tindakannya tdk baik. Wajar lama tdk bertemu lalu berjumpa kembali,” imbuhnya. (*/Liputan6)

Demokrat
Royal Juli