Sambut Gelombang Kedua, Sektor 4 Madinah Siagakan 11 Kursi Roda dan Oralit untuk Jemaah Lansia
MADINAH — Komitmen pelayanan terbaik terus ditunjukkan oleh petugas Sektor 4 Madinah dalam menyambut kedatangan jemaah haji gelombang kedua. Menyelaraskan diri dengan tagline Haji 2026—Ramah Lansia, Ramah Perempuan, dan Ramah Disabilitas—petugas bergerak cepat memprioritaskan kelompok rentan saat tiba di akomodasi.
Kepala Sektor 4 Madinah, Mualim Tamim Sasmita, menegaskan bahwa prioritas utama penyambutan di Hotel Millennium diberikan kepada jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. Pada kedatangan gelombang kedua ini, pihak sektor melayani jemaah dari kloter BDJ 11 yang membawa 9 rombongan penuh.
“Untuk penyambutan pertama, yang wajib kita utamakan dan prioritaskan adalah jemaah lansia, sebagaimana yang sudah kita saksikan bersama tadi,” ujar Tamim.
Untuk memaksimalkan pelayanan, sebanyak 11 kursi roda telah disiapkan di area kedatangan. Tim Tugas dan Fungsi (Tusi) Lansia langsung sigap membantu jemaah naik ke kursi roda dan mengantarkannya hingga ke depan kamar masing-masing.
Di area hotel, petugas akomodasi dan karuki (ketua regu/ketua rombongan) juga sudah bersiap siaga. Hasilnya, jemaah lansia bisa langsung beristirahat di kamar yang telah ditentukan tanpa harus mengantre lama atau berjalan jauh.
Tidak hanya fasilitas fisik, Sektor 4 Madinah juga menaruh perhatian besar pada faktor kesehatan. Mengingat suhu udara di Madinah yang saat ini sedang sangat tinggi, petugas bekerja sama dengan tim kesehatan untuk membagikan larutan oralit sebagai hidrasi selamat datang.
“Saat ini cuaca di Madinah tergolong sangat panas. Oleh karena itu, jemaah yang baru tiba sangat membutuhkan bantuan cairan oralit ini untuk mencegah dehidrasi,” jelas Tamim.
Selain oralit, petugas juga membagikan masker gratis di depan hotel. Langkah preventif ini diambil untuk menekan risiko penularan penyakit, terutama bagi jemaah yang baru saja menempuh perjalanan jauh dari luar kota Madinah.
Melalui berbagai layanan terintegrasi ini, petugas haji Indonesia membuktikan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan maksimal bagi para jemaah, khususnya kelompok rentan, selama beribadah di Tanah Suci. (*/Red/MCH-2026)

