Wisata Anyer

Ahmad Muzani, Dan Cerita Roman Kuantar Ke Gerbang

 

Oleh: Sunano, Penulis Buku Lucunya Prabowo

Saat membaca berita, Ahmad Muzani digantikan Sugiono sebagai Sekjen Gerindra, saya tiba-tiba ingat roman yang ditulis Ramadhan KH, “Kuantar Ke Gerbang”.

Bagi penikmat buku, roman “Kuantar Ke Gerbang” sangat epic, tentang kisah cinta Ibu Inggit dengan Bung Karno, tentu sudah pernah membacanya.

Kisahnya, Inggit adalah istri kedua Bung Karno, saat menjadi mahasiswa di Technise Hoogeschool te Bandoeng atau Institut Teknologi Bandung (ITB). Buku “Kuantar Ke Gerbang” bercerita tentang kesetiaan, pengorbanan, keteguhan, cinta dan pengabdian yang tulus dari Ibu Inggit saat Bung Karno berjuang mendukung kemerdekaan Indonesia.

Inggit dengan setia menemani Bung Karno saat menjadi mahasiswa dan aktivis PNI, dengan setia mendampingi Bung Karno berpidato dengan penuh semangat berapi-api membakar para pendengarnya. Membuatkan kopi tubruk dan cemilan saat diskusi bersama kawan-kawannya di rumah.

Kisah paling epic ketika Ibu Inggit menemani Bung Karno saat di penjara di Sukamiskin, saat-saat sidang dan saat dibuang ke Endeh, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur kemudian dipindahkan ke Bengkulu. Ibu Inggit tetap setia menemani, membesarkan hati Bung Karno, mendukung bahwa perjuangan Soekarno akan sampai pada Indonesia Merdeka. Buku ini berakhir saat Bung Karno hendak melangkah memasuki gerbang Istana Merdeka.

Memang kisah di atas tidak dapat disamakan dengan perjalanan Ahmad Muzani menjadi Sekjen Partai Gerindra selama 17 tahun.

Ahmad Muzani termasuk salah satu deklarator partai, menjadi salah satu tokoh paling strategis karena posisinya sebagai Sekretaris Jenderal, orang kedua di Partai Gerindra.

Peran Muzani saat awal-awal pendirian partai adalah mampu merekrut aktivis kanan sehingga dengan cepat partai mampu berkembang luas. Sedangkan komposisi militer banyak direkrut dari sahabat Prabowo sendiri.

17 Tahun Sekjen Gerindra

Partai Gerindra berdiri tahun 2008, langsung tancap gas mencalonkan Prabowo sebagai calon wakil presiden berdampingan dengan Megawati.

Tangan dingin Muzani memainkan peran sentral, namun lawan mereka adalah incumbent SBY berpasangan dengan Boediono. Yang di atas kertas sudah menang. Sebagai pendatang baru, Gerindra mampu lolos elektoral dengan urutan kedelapan.

Masa pemerintahan SBY periode kedua, sampai Jokowi periode pertama, dari 2009 sampai 2019, adalah saat terberat saat partai berada di luar kekuasaan.

Bagi partai politik, adalah masa krisis, masa paceklik. Harus berusaha mencari uang sendiri untuk menghidupi partai. Kemampuan Muzani mengelola internal partai, menjaga soliditas internal, dengan tetap semangat mendukung Prabowo tetap maju sebagai calon presiden.

Muzani juga memainkan peran penting menjaga hubungan baik dengan umat Islam, sehingga tetap mendapat dukungan penuh pada setiap musim pemilu. Tidak mudah bagi Sekjen partai mengawal ketua umum tetap memiliki energi maju menuju RI1.

Akhirnya, pencalonan presiden yang ketiga, di tahun 2024, Prabowo berhasil dilantik sebagai Presiden RI ke 8. Dan yang melantik adalah Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR RI. Hal itu menandai perjuangan, pengabdian, kesetiaan Muzani selama 17 tahun sebagai Sekjen Partai Gerindra. Berhasil mengantarkan Prabowo masuk ke Istana Merdeka sebagai Presiden. Tugas Muzani selesai.

Selesainya tugas Muzani juga ditandai dengan pergantian kepengurusan partai, oleh Sugiono. Anak ideologis Prabowo ini memang sudah dikader oleh Muzani untuk menjadi salah satu kandidat Sekjen Partai Gerindra. Pada periode kepengurusan partai sebelumnya, sudah menjabat sebagai salah satu sekretaris DPP.

Saat ini Gerindra menjadi partai penguasa, banyak menarik orang masuk menjadi anggota partai. Tugas Sugiono tentu semakin berat. Internal partai harus tetap solid mendukung program-program Presiden Prabowo.

Selain itu, juga terus menjaga hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya representasi umat Islam. Gerindra akan semakin besar dan mungkin dapat menjadi partai pemenang. ***

DPRD Banten MA
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien