Wisata Anyer

Lapuk Dimakan Usia, Dua Rumah Warga di Pabean Cilegon Ambruk

CILEGON – Dua unit rumah warga di Lingkungan Pencinan RT 02 RW 01, Kelurahan Pabean, Kota Cilegon, roboh pada Kamis (7/5/2026) dini hari. Peristiwa tersebut diduga akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan dimakan usia.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kedua rumah mengalami kerusakan cukup parah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah milik Ibu Hudenah roboh pada bagian dua kamar.

Sementara itu, rumah milik Ibu Asmanah mengalami kerusakan di bagian dapur setelah tertimpa bangunan yang ambruk.

Susi, anak dari pemilik rumah, mengatakan bahwa sebelum roboh kondisi bangunan memang sudah mengalami kerusakan di sejumlah bagian.

“Enggak ada angin, enggak ada apa-apa, Pak. Memang kondisi rumahnya sudah seperti itu. Temboknya sudah menggelembung dan retak-retak,” ujar Susi kepada wartawan.

Ia menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat penghuni rumah sedang berada di dalam.

“Kejadiannya sekitar jam satu dini hari. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Walaupun musibah, yang penting tidak ada yang kenapa-kenapa,” katanya.

Susi berharap pemerintah segera memberikan bantuan perbaikan rumah, mengingat rumah tersebut menjadi tempat tinggal utama keluarganya, termasuk anak-anak dan balita.

“Harapannya semoga bisa dipercepat, karena ini tempat tinggal kami. Semua aktivitas di rumah, apalagi masih ada balita dan anak-anak. Saya minta tolong agar segera direalisasikan dan dibantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Pabean Ahmad Buhori mengatakan rumah yang roboh sebenarnya telah masuk dalam program bantuan pembangunan rumah tahun ini, namun belum sempat direalisasikan.

“Rumah yang roboh ini sebenarnya sudah masuk program tahun ini, tetapi anggarannya belum turun, keburu roboh duluan. Semoga segera bisa kami bantu melalui program pokmas tersebut,” kata Ahmad.

Ia menambahkan, setelah menerima laporan kejadian, pihak kelurahan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

“Saya langsung ke lokasi dan memang benar bangunan yang roboh menimpa rumah tetangga. Bahkan atapnya perlu disangga dengan kayu atau bambu,” ujarnya.

Ahmad mengaku telah menginstruksikan ketua RT untuk menggerakkan warga mencari bambu sebagai penyangga sementara.

“Saya langsung meminta RT mengutus warga mencari bambu, dan Alhamdulillah sudah kami bantu untuk pembeliannya,” tambahnya.

Ia berharap dinas terkait dapat segera turun tangan guna mempercepat penanganan dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Tindak lanjutnya, kami berharap dinas terkait bisa segera membantu warga,” tandasnya. (*/Ali)

 

 

Hardiknas DPRD Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien