Keseruan Saat Berburu Durian Jatuhan di Kecamatan Carita Pandeglang
PANDEGLANG – Musim buah durian sudah mulai, di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, durian lokal Pandeglang memiliki citarasa yang sangat menggoda berbeda dengan durian-durian lainya yang datang dari luar daerah.
Tak jauh dari daerah pantai Carita, tepatnya di Kampung/Desa Tembol, Kecamatan Carita , Kabupaten Pandeglang, daerahnya perbukitan dengan alam yang cukup segar dan dingin.
Dari arah pantai naik ke jalur pegunungan Hasepuan mendekati perbatasan antara Kecamatan Carita dan Kecamatan Jiput, dari jalan utama hanya menempuh jarak satu setengah kilo meter sampailah di kebun durian milik Pei (25).
Gubug yang terbuat dari terpal dan bambu ukuran 2 x 2 meter persegi menjadi tempat untuk menunggu durian jatuh terlihat sangat nyaman dengan api unggun yang menghangatkan susana mendung sore itu.
Pei pemilik kebun durian mengatakan, jumlah pohon durian yang ada di kebunnya ada 17 batang pohon, dengan rata – rata buah 300 sampai 400 per pohon. Untuk jenis duriannya adalah durian lokal yang memiliki perpaduan rasa manis, legit dan tebal pada bagian dagingnya.
“Selain lokal ada juga durian Montong namun motong justru sudah jarang dicari mereka yang datang pengennya durian lokal asli Pandeglang. Untuk harga sendiri biasanya Rp 100 ribu 5 atau 4 buah tergantung besar kecilnya durian yang jatuh,” ujar Pei, Minggu (21/1/2024).
Lanjut, Pei menuturkan, banyak para pencinta durian yang datang langsung berburu durian jatuhan ke kebun nya, sebab para pembeli merasa puas dengan durian yang jatuh langsung dari pohonnya.
Biasanya menjelang sore hari atau malam rela menunggu di gubug untuk menikmati durian jatuhan. Bahkan biasanya bermalam untuk menunggu durian jatuh.
“Sengaja saya buat gubug untuk menunggu durian jatuhan, karena ditunggu selama 24 jam, biasanya saya bergantian dengan Bapak atau Kaka saya. Untuk semalam itu bisa mencapai 50 buah kalau sehari semalam bisa lebih dari seratus buah,” ujarnya.
Deris sebagai pencinta durian mengaku sangat senang bisa menikmati durian jatuhan tepat di samping pohonnya. Dia dan teman-temanya rela menginap untuk bisa mendapatkan durian jatuhan terbaik. Selain rasanya sudah pasti enak, menunggu durian itu sangat seru dan menyenangkan.
“Ada kepuasaan tersendiri menunggu durian jatuh, suaranya dari durian jatuh itu bikin candu, sambil menikmati api unggun, ngopi bareng dengan teman sungguh sangat memiliki keseruan tersendiri, sehingga saya dan teman teman kerap melakukan hal ini, sebab sama dengan refresing atau jalan-jalan wisata,” pungkasnya. (*/Gus)


