Pemprov Banten Bangun Ruas Jalan Sumur-Taman Jaya

 

PANDEGLANG – Jalan Sumur- Taman Jaya mulai ground breaking, saat ini jalan tersebut menjadi kewenangan Provinsi Banten karena sudah dinaikan statusnya dengan Nomor : 620/Kep. 16-Huk/2023 tentang penetapan status, fungsi dan kelas jalan Provinsi Banten.

Ruas Jalan Sumur-Taman Jaya yang akan dibangun sepanjang 13 Km dengan anggaran kurang lebih sebesar 87,86 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Prov Banten. Selasa, (5/3/2024).

“Jalan Sumur-Taman Jaya akan kita selesaikan tahun ini dan menjadi prioritas utama dalam penanganan jalan di Provinsi Banten, kontrak sudah selesai akan dikerjakan oleh PT Ris Putra Delta,” katanya.

Lanjut, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, tujuan dari pembangunan kebutuhan dasar masyarakat agar meningkatkan kesejahteraan masyarakat diantaranya kebutuhan dasar yaitu infrastruktur.

“Dengan jalan yang bagus semua akan mudah, ekonomi akan bangkit, pertanian akan maju, pendidikan akan berkembang,” katanya.

Kartini dprd serang

Selain itu, sejauh ini tujuan dari adanya Provinsi Banten adalah agar masyarakat lebih sejahtera. Dan itu merupakan cita-cita para pendiri Banten terdahulu.

“Keinginan mereka ingin mempercepat kesejahteraan masyarakat, saat ini usia Banten sudah hampir 24 tahun Banten, Banten harus maju,” ungkapnya.

Assisten Daerah Ekonomi dan Pembangunan (Asda Ekbang) Nuriah menyampaikan, dengan dibangunnya jalan tersebut akan memberikan kemudahan aksesibilitas dan perkembangan ekonomi masyarakat.

Sebelum dinaikan statusnya jadi kewenangan Provinsi, ruas Jalan Sumur – Taman Jaya sudah terbangun sepanjang 8 km oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Sekarang selanjutnya langsung ditangani provinsi, kami ucapkan terimakasih kepada pak Pj Gubernur Banten, hari ini berkat kebijakan gubernur langsung diwujudkan, jalur ini sangat penting untuk masyarakat,” kata Asda Ekbang Nuriah pada kegiatan ground breaking Jalan Sumur-Taman Jaya.

Lebih lanjut Asda Ekbang menyampaikan, Jalan Sumur-Taman Jaya ini sangat penting untuk mendukung geopark Ujung Kulon yang segera ditetapkan pada bulan april.

“Saat destinasi wisata bangkit, ekonomi masyarakat akan bangkit, ditambah aksesibilitas akan lebih cepat,” imbuhnya. (*/Gus/Riel)

Polda