Groundbreaking Ruas Jalan Sumur-Taman Jaya, Pj Gubernur Banten: Agar Mobilitas Masyarakat Tidak Terhambat

PANDEGLANG – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan ruas jalan Sumur-Taman Jaya, Pandeglang, Selasa, (5/3/2024).

Ia mengungkapkan, pembangunan ruas jalan tersebut atas usulan masyarakat. Pembangunan ruas jalan sepanjang 12,27 kilometer itu untuk menopang mobilitas masyarakat, hasil pertanian, dan kelautan.

“Masyarakat ujung barat pulau Jawa mengusulkan kepada kita untuk dibangun ruas jalan Sumur hingga Taman Jaya. Atas dukungan masyarakat dan DPRD kita pastikan dibangun tuntas,” ungkapnya.

Al mengatakan, inisiasi dirinya membangun ruas jalan ini juga dilakukan untuk menopang kedaulatan pangan dan sebagai mobilitas mendukung keberlanjutan pertanian, kelautan serta mempermudah akses wisata ke Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

“Agar mobilitas masyarakat tidak terhambat dan akses ini dapat mempercepat wisata ke TNUK,” ujarnya.

“Kabupaten Pandeglang sangat berkontribusi kepada pangan nasional. Artinya kita memiliki ketahanan untuk bidang pangan, dan ini harus kita dorong melalui pembangunan layanan dasar di sektor infrastruktur jalan,” tambahnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan menambahkan, pembangunan jalan Sumur-Taman Jaya ini baru terealisasi tahun 2024 lantaran pengalihan status dari jalan kewenangan Kabupaten Pandeglang menjadi kewenangan Provinsi Banten.

Untuk nilai kontrak pembangunan ruas jalan Sumur-Taman Jaya sebesar 87,8 miliar, dengan penyedia PT. Ris Putra Delta. Adapun jenis kontruksi proyek tersebut menggunakan beton FS 4,5 MPa dan 5 jembatan Voided Slab. (*/Faqih)

Polda