Resmi Nyaleg, Staf Ahli Masih Ikut Kunker Bersama Bupati

PANDEGLANG – Meski sudah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salman Sunardi yang saat ini masih menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Pandeglang bagian Pemerintahan hukum dan politik, salman saat ini masih aktif dan selalu ikut serta dalam kegiatan kedinasan.

Hal tersebut terbukti dengan hadirnya Salman Sunardi dibeberapa agenda kunjungan kerja yang dilakukan oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita. Seperti halnya yang terlihat di kecamatan Picung dan kecamatan Cimanuk kabupaten Pandeglang.

Berdasarkan pantauan fakta pandeglang di kecamatan Cimanuk, Salman Sunardi tengah asik duduk di sejajar dengan Bupati Pandeglang beserta para pejabat eselon II saat kunjungan kerja Bupati Pandeglang di halaman depan kantor camat Cimanuk, Kamis (19/7/2018).

Kartini dprd serang

Saat dikonfirmasi mengenai keberadaannya di sejumlah agenda Kunker Bupati Pandeglang, Salman Sunardi mengakui, bahwa pihaknya sudah secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai caleg DPRD Provinsi Banten dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada beberapa waktu lalu.

“Sudah selesai semua (pendaftaran bacaleg-red) dan dokumen-dokumen semua sudah kita serahkan kepada tim kami di PKS diantaranya surat pengunduran diri sebagai ASN dan Surat Keterangan dari BKD-nya sudah dan semuanya sudah selesai secara administrasi,” ujarnya.

Namun, pihaknya membantah bahwa jika kehadirannya disejumlah agenda kunjungan kerja Bupati Pandeglang, telah menyalahi aturan, karena menurutnya sampai dengan saat ini statusnya sebagai ASN masih melekat, karena surat pengunduran dirinya sebagai ASN saat ini tengah dalam proses oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pandeglang.

“Ngga ini kan surat nya belum selesai, ini kan ada surat keterangan dalam proses nanti dalam prosesnya ini kita masih ada kewenangan sebagai ASN, bukan artinya dalam saat pendaftaran sebagai caleg itu sudah mundur (Sebagai ASN), tetapi sebelum penetapan Daftar Calon Tetap saya harus sudah bisa menunjukkan SK Pensiun atau keluar dari ASN. Ini saya tinggal menunggu SK pensiunnya karena rencananya SK pensiun tersebut akan keluar pada 1 September mendatang. Jadi tidak masalah,” bebernya panjang lebar. (Gatot)

Polda