Seorang Duda di Kadomas Pandeglang Nekad Gantung Diri

PANDEGLANG – Warga Kampung Kadomas RT. 01/RW 07 Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, digegerkan dengan penemuan mayat yang sudah tergantung di depan rumah, Herianto alias Alek (50) Warga Palembang nekad mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di rumah kontrakannya. Kamis, (13/7).

Korban gantung diri menggunakan seutas tambang kecil yang dikalungkan ke lehernya lalu diikatkan ke siku-siku depan rumah kontrakan. Dugaan sementara, korban nekad mengakhiri hidupnya karena depresi hidup sendiri setelah lama bercerai dengan istrinya.

Ujang (49) Warga setempat, saksi mata mengatakan, awalnya mengira kalau yang tergantung di teras kontrakan itu hanya boneka. Namun dirinya penasaran dan mengajak tetangga lain untuk memastikan hal itu. Setelah didekati ternyata yang menggantung adalah Herianto alias Alek.

“Awalnya saya kira itu boneka terus saya ajak pak guru untuk melihat, pas saya dekati termyata itu orang. Langsung saja saya laporan ke pak RT, sekitar setengah empat saya lihatnya tapi pastinya dia gantung diri jam berapa saya tidak tahu,” kata Ujang.

dprd tangsel

Sepengetahuan warga sekitar, korban sudah mendiami rumah kontrakannya sekitar 4 tahun lebih bersama istrinya. Namun karena bercerai korban akhirnya tinggal seorang diri. Menurut Ujang, korban tidak memiliki pekerjaan dan hidup dari pemberian tetangga sekitar.

“Disini tinggalnya ngontrak, dulu tinggal sama istrinya tapi karena sudah bercerai akhirnya dia (korban) tinggal sendiri,” terangnya.

Terpisah, Lurah Kadomas, Zaenal Aripin membenarkan telah terjadi peristiwa gantung diri. Ia juga baru mengetahui kejadian tersebut setelah ada laporan dari warga. Ia juga mengaku mengenali korban karena sering datang ke kantor Kelurahan Kadomas.

“Ia saya tau dari laporan warga, dia (korban) suka datang ke Kantor Kelurahan untuk berobat atau sekedar minta makan, karena selain pengangguran korban juga suka mengeluh sakit,” ujarnya. (*)

Honda