Wisata Anyer

Tuntut Evaluasi MBG Pandeglang, Pemuda dan Mahasiswa Banten Gegerkan Kantor Badan Gizi Nasional

JAKARTA – Gerakan Serikat Pemuda dan Mahasiswa Provinsi Banten menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut membawa tuntutan tegas terkait transparansi anggaran, penguatan pengawasan, serta evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang.

Koordinator Lapangan I, Marsuni, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial terhadap program prioritas pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

DTRB HUT Tangerang Kab

“Dukungan terhadap program pemenuhan gizi anak bangsa tidak berarti kita menutup mata terhadap persoalan di lapangan. Kami mendorong agar setiap dugaan ketidaksesuaian diperiksa secara objektif dan ditindaklanjuti sesuai aturan hukum,” ujar Marsuni di sela-sela aksi.

Sementara itu, Koordinator Lapangan II, Febri Maulana, menyampaikan bahwa pihaknya membawa tuntutan konkret yang menyoroti kinerja unsur pelaksana wilayah, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga legalitas dan tata kelola yayasan, mitra, serta pemasok bahan pangan.

“Kami mendesak BGN melakukan evaluasi dan inspeksi mendalam di Pandeglang. Jika ditemukan ada indikasi penyimpangan atau pelanggaran ketentuan, harus ada pemeriksaan transparan yang melibatkan lembaga berwenang,” tegas Febri.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan 4 poin utama pengawasan dan desakan, yakni:

– Evaluasi Menyeluruh: Terhadap jajaran KAREG, KORWIL, dan KPPG di wilayah Banten/Pandeglang.

– Penguatan Pengawasan: Memperketat pengawasan operasional harian seluruh SPPG.

– Audit Anggaran: Mendorong audit investigatif penggunaan anggaran jika ditemukan indikasi ketidaksesuaian.

– Transparansi Pengadaan: Menguji ulang mekanisme penunjukan mitra, yayasan, dan rantai pasok (supplier) bahan pangan.

Massa mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan pemeriksaan mendalam dan audit atas pengelolaan anggaran maupun operasional pada 10 titik SPPG dan yayasan di Kabupaten Pandeglang, diantaranya :

1. Yayasan Global Al-Jabar Pandeglang
2. SPPG Labuan Cigondang 1
3. SPPG Labuan Caringin
4. SPPG Pandeglamg Bama 1
5. SPPG Pandeglang Langansari 1
6. SPPG Labuan Sukamaju
7. SPPG Labuan Banyubiru
8. SPPG Pagelaran Margasana 2
9. SPPG Sobang Sobang
10. SPPG Kaduhejo Cempaka 1

Aksi berlangsung tertib dan damai di bawah pengawalan aparat kepolisisan. Massa menegaskan akan bertahan hingga laporan formal dan dokumen aspirasi diterima langsung oleh pimpinan Badan Gizi Nasional.

Marsuni menambahkan, apabila tidak ada iktikad baik atau langkah konkret dari BGN dalam menindaklanjuti laporan ini, pihaknya akan melakukan gerakan massa yang lebih besar dalam Aksi Jilid II.

“Kami pastikan pengawalan kebijakan ini tidak berhenti di sini. Jika aspirasi ini diabaikan, kami siap kembali menggelar Aksi Jilid II,” pungkasnya. ***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien