Ajak Semua Pihak Cegah Kekerasan Anak, Bupati Serang: Tak Bisa Pemerintah Sendiri yang Bergerak

SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kekerasan terhadap anak.
Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Serang yang digelar pada Rabu, (23/7/2025).
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyelenggarakan Hari Anak Nasional yang setiap tahun dilaksanakan. Sebagai pemimpin daerah, saya tentu selalu mendukung kegiatan anak-anak karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” ujar Bupati Zakiyah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam melindungi anak-anak dari ancaman seperti perundungan dan kekerasan seksual. Oleh karena itu, ia meminta seluruh masyarakat ikut terlibat aktif.
“Kita tidak bisa sendiri. Mohon kepada masyarakat jika melihat situasi yang kurang baik, seperti perundungan atau kekerasan terhadap anak, segera laporkan kepada pemerintah, bisa melalui desa atau kecamatan,” ucapnya.
Menurut data, sepanjang tahun 2019 terdapat 60 kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Serang.

Angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam merumuskan langkah pencegahan ke depan.
Bupati Zakiyah memastikan bahwa Pemkab Serang terus mengedukasi anak-anak melalui Dinas Pendidikan agar mereka berani bersuara jika mengalami atau menyaksikan hal-hal yang tidak pantas.
“Kami terus berupaya memberikan edukasi kepada para pelajar supaya mereka berani speak up, minimal kepada keluarga terdekat. Kalau tidak ada yang berani bicara, kita sulit mengungkap kejadian-kejadian itu,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada kecamatan yang berhasil meraih predikat sebagai kecamatan ramah anak.
“Itu menandakan bahwa kecamatan dan desanya siap menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak,” jelasnya.
Bupati juga mengapresiasi kinerja Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Encup Supriatin yang dinilai aktif memberikan pendampingan kepada korban kekerasan.
“Insya Allah semua akan tertangani jika kita bergerak bersama. DKBPPPA juga telah banyak berkontribusi dalam menangani kasus perundungan maupun kekerasan seksual terhadap anak,” pungkasnya. (*/Fachrul)

