Bermodal Kunci Cadangan, Pelaku Masuk Kontrakan Korban di Kramatwatu ; Membunuh Karena Korban Teriak

SERANG– Teka-teki penemuan mayat seorang karyawati sebuah hotel di Cilegon, SM (34) di dalam kontrakannya di Kampung Larangan, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada Rabu (18/8/2021) malam berhasil diungkap polisi.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, diketahui pelaku adalah BM (39) warga Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon yang merupakan mantan rekan kerja korban dan sempat menjalin hubungan asmara. Sedangkan pelaku ditangkap di tempat persembunyian di Lingkungan Sempu Seroja, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang pada Sabtu (4/9/2021).

Kepada polisi, pelaku mengaku nekat merencanakan untuk mengambil barang-barang milik korban lantaran terbentur masalah ekonomi karena sudah tak bekerja akibat dikeluarkan dari tempatnya bekerja.

Bahkan diketahui, pelaku sudah datang ke TKP satu hari sebelum korban ditemukan meninggal di dalam kontrakannya. Namun urung dilakukan karena situasi kontrakan korban sedang ramai orang. Sementara pelaku sudah mengenal lokasi, termasuk mengenal korban karena pernah tinggal bersama korban di kontrakan tersebut.

“Pelaku dan korban sempat bekerja di tempat yang sama, pernah tinggal bersama juga di situ. Karena dikeluarkan, pelaku sudah tak bekerja, dan sekarang bekerja serabutan. Jadi pelaku merencanakan aksinya untik mengambil barang-barang korban,” ucap Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli saat ungkap kasus, Senin (6/9/2021) di Mapolres Serang Kota.

“Sebetulnya, pelaku sudah datang ke TKP pada tanggal 17 (Agustus) malam. Namun saat akan menjalankan aksinya itu di lokasi sedang banyak orang. Pelaku paham lokasi karena pernah tinggal di kontrakan, di kamar tersebut,” imbuhnya.

Hingga akhirnya, pelaku mulai menjalankan aksinya pada Rabu (18/9/2021) pagi dengan masuk ke kamar kontrakan korban berbekal kunci serep kamar korban. Namun, perbuatan pelaku diketahui korban yang terbangun dan melihat pelaku mengambil hp miliknya.

Korban yang melihat pelaku berada di dalam kamar kontrakannya sempat hendak teriak. Namun hal itu langsung direspon pelaku dengan mencekik dan menutupi muka korban dengan sebuah bantal hingga korban pun meninggal.

“Pelaku masuk ke kontrakan korban, karena pelaku punya kunci kamar yang ditinggali korban. Karena dulu pernah tinggal di situ, dan kuncinya tidak dikembalikan. Itu sekitar jam 6 pagi (18/8/2021), dan meninggalkan TKP jam 8 pagi. Jadi pelaku berada di dalam kontrakan korban sekitar 2 jam,” ungkapnya.

“Iya pelaku mencekik korban dengan tangan sendiri sampai korban meninggal. Tidak ada motif lain (membunuh), hanya motif ingin mengambil barang milik korban,” lanjutnya.

Sementara pelaku BM (39) mengaku bahwa dirinya hanya ingin mengambil barang-barang milik korban, dan tidak berniat membunuh korban. Bahkan, dirinya mengaku sangat mengenal korban lantaran pernah menjalin hubungan khusus.

“Saya niatnya hanya mau mengambil barang, dan tidak ada niat mau membunuh. Itu karena dia teriak saat saya ngambil handphone. Sama korban kenal karena dulu pernah TTM-an, teman tapi mesra gitu,” diakui pelaku.

Saat ini, pelaku BM sudah mendekam di ruang pesakitan Mapolres Serang Kota guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dan pelaku pun dijerat pasal 339 KUHPidana tentang pencurian disertai pembunuhan dengan ancaman penjara selama 20 tahun.

Sebelumnya, warga Kampung Larangan, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan karyawati hotel di dalam kamar kontrakannya pada Rabu (18/9/2021) malam. Diketahui sejumlah barang berharga milik korban seperti motor, handphone, dompet hingga tabung gas 3 Kg turut raib.

Korban, SM (34) warga Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang ditemukan tewas dengan luka di bagian leher dan muka ditutupi bantal pertama kali oleh rekan kerjanya yang datang menengok korban ke kontrakannya sekitar pukul 19.30 WIB. Itu karena sebelumnya korban sempat tidak masuk kerja dan sulit dihubungi. (*/YS)

Demokrat
Royal Juli