Biadab, Ayah dan Anak di Kota Serang Cabuli Gadis 13 Tahun Secara Bersama-sama

 

SERANG – Nasib malang harus dialami gadis berusia 13 tahun yang masih duduk di bangku SMP di Kota Serang usai menjadi budak nafsu pacar dan ayah dari pacarnya sendiri.

Kejadian bermula saat korban diajak main oleh pacarnya berinisial ZL (15) ke kediaman pacarnya di Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Jumat (13/5/2022) lalu.

Disaat korban dan pacarnya sedang berbincang di ruang tamu, tiba-tiba orang tua ZL yakni S (64) menyuruh keduanya untuk melakukan hubungan intim.

Sempat menolak, korban pun akhirnya menuruti kemauan S untuk melakukan hubungan intim tersebut dengan ZL di dalam kamar S.

Melihat hal itu, nafsu S pun bangkit dan langsung ikut menggagahi gadis tersebut bersama anak laki-lakinya.

Awalnya S hanya ikut menggerayangi tubuh korban sampai akhirnya turut melampiaskan nafsu bejadnya tersebut.

“Jadi orang tua pacarnya korban ini ikut mencium dan meraba tubuh korban. Lalu bapak sama anak ini bersama-sama menyetubuhi korban. Setelah itu, bapak dari pacar korban ini ngasih uang Rp300 ribu kepada korban dan minta untuk tidak menceritakan kepada siapapun,” ungkap Kasatreskrim Polresta Serang Kota, AKP David Adhi Kusuma kepada awak media, Senin (21/11/2022).

MTQ Pemkot

Usai kejadian tersebut, korban pun semakin intens untuk main ke rumah pelaku lantaran jarak rumah korban dengan pelaku hanya berjarak sekitar 60 meter.

“Jadi setiap korban main ke rumah pelaku, kemudian sama pelaku yang ayah pacarnya itu selalu diajak ke kamar dan melakukan hubungan suami istri tanpa sepengetahuan dari anak atau pacar korban,” kata David.

“Setelah main itu biasanya korban dikasih uang sama pelaku, dan terakhir itu dikasih uang Rp400 ribu,” lanjut David.

Kasus tersebut terungkap saat orang tua korban memeriksa handphone korban dan membaca isi chat mesum dari pelaku S kepada anak gadisnya tersebut.

Saat diinterogasi, korban pun mengakui telah disetubuhi oleh pelaku S dan anaknya ZL.

Dan orang tua korban pun langsung melaporkan hal tersebut ke Polresta Serang Kota.

“Itu ketahuan saat orang tua korban ini membaca chat mesum antara pelaku dengan korban. Kemudian orang tua menanyakan ke korban, dan diakui telah setubuhi beberapa kali oleh pelaku S dan satu kali oleh ZL yang pacarnya itu,” ujar David.

Saat ini, kedua pelaku yang merupakan ayah dan anak harus mendekam di ruang tahanan Mapolresta Serang Kota.

Keduanya dijerat pasal 81 ayat (2) Jo pasal 82 ayat (1) UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak. (*/YS)

Adam