Bukannya Shalat Jumat, 2 Pemuda Ini Malah Mencuri di Masjid di Kota Serang

Lazisku

SERANG – Dua orang pencuri jadi bulan-bulanan massa ketika masyarakat sedang melaksanakan shalat Jum’at di Masjid Jami Uswatun Hasanah, Cigabus Serang, Jumat (26/1/2018).

Kejadian tersebut bermula ketika warga sedang melaksanakan ibadah shalat Jum’at, namun dua pelaku T dan E malah memanfaatkan situasi tersebut untuk mengambil tas berisi uang milik Rizky (26) warga Ciceri yang sedang melaksanakan shalat jumat yang ditaruh di dalam mobil.

Menurut saksi mata seorang juru parkir mesjid, Dandi (18), dirinya sudah menaruh curiga dengan gerak-gerik para pelaku.

Ks

Ia pun menuturkan bahwa dirinya sempat diperingati oleh temannya untuk waspada terhadap dua orang pelaku yang terlihat mencurigakan.

“Makanya saya shalat pun ga konsen,” ujarnya, saat memberikan keterangan di Polsek Serang.

Benar saja, belum rampung raka’at kedua, Dandi mendengar suara yang mencurigakan dari arah parkiran.

“Pas saya nengok, nggaka taunya ada mobil Avanza yang kebuka dan terlihat seorang yang mengambil tas dari dalam mobil tersebut,” ucapnya.

Kpu

Dandi pun langsung mengejar pelaku, kaget aksinya diketahui, seorang pelaku yang akan membawa barang curian itu pun mencoba melawan hingga sempat terjadi duel satu lawan satu.

“Iya sempet duel, terus karena memang rame, jamaah yang lain juga mendengar, akhirnya pada bantuin,” jelasnya.

Alhasil, kedua pelaku tersebut babak belur dihajar massa yang sebagian membatalkan shalatnya karena adanya insiden tersebut.

“Untungnya ada banyak yang bantu, tadinya tersangka yang satu sempat ngeluarin leter T buat nusuk, untung massa cepat membantu,” ungkapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polsek Serang, Ipda Juanda, membenarkan adanya aksi kejadian pencurian tersebut.

Ia pun menuturkan, dugaan pelaku berjumlah empat orang, dua pelaku yang menjadi eksekutor sudah diamankan di Polsek Serang, namun dua pelaku lain yang yang identitasnya sudah diketahui dan diduga sebagai pemantau situasi masih buron.

“Saat ini masih proses pendalaman adanya kemungkinan jaringan komplotan aksi tersebut, untuk barang bukti telah diamankan sebuah mobil Avanza bernopol B 1610 EMS dan tas berisi uang milik korban, kunci leter T dan motor Yamaha MX yang digunakan para tersangka,” tukasnya. (*/Ndol)

DPRD Banten LH
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien