Bupati Serang Dorong Festival Ciomas Ngabring Jadi Agenda Tahunan, Siap Didukung APBD Mulai 2027
SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah resmi membuka Festival Ciomas Ngabring 2026 di Kampung Sanepa Ciwaru, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kick off rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang yang akan diperingati pada 8 Oktober 2026.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB, Ratu Zakiyah langsung bergabung bersama ribuan peserta mengikuti tari silat kolosal.
Mengenakan kaus hitam bertema Festival Ciomas Ngabring 2026, ia ikut memperagakan gerakan silat yang diiringi lagu khas Ciomas Ngabring.
Usai membuka festival, Bupati Serang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, Camat Ciomas beserta seluruh warga yang telah menunjukkan semangat gotong royong, kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi sehingga festival ini dapat terselenggara dengan sangat baik,” ujarnya.
Menurut Ratu Zakiyah, keberhasilan Festival Ciomas Ngabring membuktikan bahwa inovasi dan kreativitas masyarakat mampu melahirkan kegiatan budaya yang berdampak luas.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen memberikan dukungan agar festival tersebut dapat terus berkembang.
Ia mengungkapkan, meski pelaksanaan Festival Ciomas Ngabring 2026 didanai melalui swadaya masyarakat, Pemkab Serang telah memberikan dukungan melalui perbaikan infrastruktur jalan serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik.
“Dukungan ini kami berikan agar kegiatan berjalan lancar. Festival seperti ini sangat penting karena mampu melestarikan budaya lokal, menggerakkan ekonomi kreatif, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama pelaku UMKM,” katanya.
Bupati meyakini kehadiran ribuan pengunjung memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di Kecamatan Ciomas.
“Pelaku UMKM tentu merasakan manfaatnya. Mulai dari usaha kecil hingga yang lebih besar, penjualannya meningkat karena adanya festival ini. Pemerintah akan terus mendukung kegiatan positif yang digagas masyarakat,” ucapnya.
Ratu Zakiyah berharap Festival Ciomas Ngabring dapat menjadi agenda budaya tahunan Kabupaten Serang. Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan akan memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menarik lebih banyak wisatawan.
“Semoga festival ini terus berlanjut setiap tahun dengan penyelenggaraan yang semakin meriah dan lebih baik lagi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Serang untuk mengembangkan potensi budaya serta tradisi lokal yang dimiliki masing-masing wilayah.
“Setiap daerah memiliki kekhasan yang bisa diangkat menjadi daya tarik wisata. Hari ini kita melihat bagaimana seni silat, tradisi makan kredok sebanyak 6.000 paket, dan berbagai kegiatan lainnya mampu menarik antusiasme masyarakat. Semua itu lahir dari kerja sama yang baik,” katanya.
Menurut Ratu Zakiyah, inovasi di tingkat desa maupun kecamatan akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa pembukaan Festival Ciomas Ngabring 2026 menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan menuju Hari Jadi Kabupaten Serang yang akan diperingati pada 8 Oktober 2026.
“Nanti akan ada berbagai kegiatan lain sebagai rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Serang,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Ciomas Ugun Gurmilang mengatakan Festival Ciomas Ngabring merupakan hasil kolaborasi dan swadaya masyarakat Kecamatan Ciomas.
Menurutnya, keberhasilan festival tidak lepas dari semangat gotong royong dan kreativitas warga.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Serang telah memberikan sinyal dukungan agar penyelenggaraan festival pada tahun mendatang dapat memperoleh bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Alhamdulillah Ibu Bupati dan Pak Wakil Bupati sudah menginstruksikan Disporapar serta OPD terkait untuk memberikan dukungan. Tahun ini masih murni swadaya masyarakat, insyaallah tahun depan akan didorong melalui APBD Kabupaten Serang,” kata Ugun.***

