Diskominfo dan KKM Untirta Edukasi Warga Pejaten Soal Layanan Publik Digital Lewat Aplikasi Serang Bahagia

SERANG – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang bersama Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 45 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar Workshop Alur Pelayanan Digital Terpadu Desa Pejaten melalui aplikasi Serba Digi di Kantor Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan RT/RW, kader, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis digital di tingkat desa.
Jabatan Fungsional Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kabupaten Serang, Endang Rachmawati, mengatakan workshop ini merupakan hasil kolaborasi antara KKM 45 Untirta, Pemerintah Desa Pejaten, dan Diskominfo Kabupaten Serang untuk mendukung terwujudnya program Pejaten Digital sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern dan transparan.
Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut pelayanan administrasi masyarakat tidak lagi bergantung pada proses manual.
Ke depan, seluruh layanan desa diharapkan dapat dilakukan secara digital sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing perangkat.
“Di era digital seperti sekarang, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan secara digital. Nantinya seluruh proses pelayanan akan dikelola oleh pemangku tugas melalui sistem digital sehingga pelayanan menjadi lebih efektif,” ujar Endang.
Ia menjelaskan, sosialisasi tersebut juga memberikan pemahaman mengenai konsep digitalisasi desa serta tata cara mengakses berbagai layanan melalui aplikasi Serang Bahagia.
“Materi yang disampaikan meliputi digitalisasi desa, cara menggunakan aplikasi Serang Bahagia, serta penerapan tata kelola pelayanan berbasis digital di lingkungan desa,” katanya.

Endang berharap masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital sehingga berbagai kebutuhan administrasi dapat diselesaikan dengan lebih cepat tanpa harus datang langsung ke kantor desa.
“Melalui aplikasi Serang Bahagia, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan publik selama 24 jam dari mana saja selama tersedia jaringan internet. Ini menjadi salah satu upaya menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan efisien,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pejaten Ahmad Rofei menyambut positif pelaksanaan workshop tersebut. Menurutnya, penerapan sistem pelayanan digital akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen administrasi.
Ia mengatakan, warga nantinya cukup menggunakan telepon genggam untuk mengakses layanan desa melalui aplikasi yang telah disediakan sehingga proses pelayanan menjadi lebih praktis.
“Semoga sosialisasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM Untirta bersama Diskominfo Kabupaten Serang ini memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Pejaten, khususnya dalam memanfaatkan pelayanan digital,” ujar Rofei.
Rofei menambahkan, Pemerintah Desa Pejaten berkomitmen mengembangkan pelayanan berbasis digital agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien.
Di sisi lain, Ketua KKM 45 Untirta, Fauzan Maruli, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus mengenalkan alur penggunaan layanan desa melalui platform Serang Bahagia.
Selain memberikan edukasi mengenai penggunaan aplikasi, workshop ini juga diharapkan mampu mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Melalui kolaborasi antara Pemerintah Desa Pejaten, Diskominfo Kabupaten Serang, dan mahasiswa KKM Untirta, kami berharap Desa Pejaten dapat menjadi salah satu desa yang siap menerapkan pelayanan publik berbasis digital sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin modern, cepat, dan transparan,” pungkas Fauzan.***


