Geruduk Forbis Hotel di JLS, Warga Keluhkan Mual dan Pusing Akibat Bau Menyengat
SERANG – Warga Kampung Larangan, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten dikejutkan bau menyengat yang membuat mual dan pusing pada Jum’at malam (8/8/2025).
Setelah ditelusuri masyarakat, bau tersebut diketahui berasal dari aliran kali di belakang permukiman dan diduga akibat kebocoran cairan Rubber Chemical Oil (RCO) dari Hotel Horison Forbis yang berada di Jalan Lingkar Selatan, Cilegon.
“Warga tadi habis Magrib ngerasa bau mual-mual, menyengat sekali. Pas dicek di kali ada cairan, setelah ditelusuri ternyata dari Hotel Horison,” ungkap Ahmad, warga Larangan kepada Fakta Banten.
Menurutnya, pihak hotel mengaku terjadi kebocoran dari tangki penyimpanan cairan Rubber Chemical Oil (RCO) yang digunakan sebagai pengganti solar.
“Katanya ada kebocoran, tapi kita belum tahu pastinya. Itu kan penjelasan semata,” ujarnya.
Kedatangan warga ke lokasi hotel guna menuntut pihak hotel bertanggung jawab penuh, termasuk membersihkan aliran kali yang tercemar.
“Kita tetap menuntut pihak hotel untuk membersihkan kali, apalagi ini bikin warga mual dan pusing. Biaya berobat juga kita minta jadi tanggung jawab hotel,” tegas Ahmad.
Ahmad menambahkan, saat ini warga yang terdampak berada di Kampung Larangan Harjatani. Namun ia mengingatkan aliran kali tersebut juga mengarah ke wilayah lain.
“Kalau sekarang baru satu kampung yang terdampak, tapi alirannya kan banyak, termasuk ke PCI. Kita belum tahu kondisi warga di hilir,” pungkasnya.
Sampai berita ini ditulis, wartawan Fakta Banten sedang menunggu konfirmasi dari pihak hotel. (*/Ika)
