Wisata Anyer

Makam Warga Desa Junti Dibongkar Setelah 7 Tahun, Jasad Diduga Dicuri Orang Tak Dikenal

 

SERANG – Warga Kampung Junti, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, digemparkan dengan peristiwa pembongkaran makam yang terjadi pada Minggu (18/1/2026).

Makam tersebut diketahui telah berusia sekitar tujuh tahun dan diduga dibongkar oleh orang tak dikenal.

Peristiwa ini pertama kali diketahui saat Ketua RT setempat sedang melakukan kegiatan pembersihan akses jalan menuju area pemakaman.

Saat itu, Ketua RT mendapati kondisi makam dalam keadaan rusak dan segera melaporkannya kepada pihak keluarga.

Anak almarhum, Asrinudin, mengaku menerima informasi tersebut langsung di rumahnya.

“Saya diberi tahu oleh Ketua RT. Waktu itu beliau sedang membersihkan jalan makam, lalu melihat makam bapak saya sudah dibongkar,” ungkap Asrinudin.

Ia menjelaskan, ayahnya telah meninggal dunia sekitar tujuh tahun lalu dan selama hidup dikenal sebagai sosok sederhana yang bekerja sebagai petani.

Menurutnya, almarhum tidak memiliki konflik atau musuh dengan siapa pun.

“Bapak saya meninggal sudah tujuh tahun lalu. Setahu saya selama hidup beliau tidak punya masalah dengan siapa pun,” katanya.

Kepala Desa Junti, Jakra, membenarkan bahwa makam tersebut merupakan warga asli Desa Junti dan menyatakan kejadian pembongkaran makam ini merupakan yang pertama kali terjadi di wilayahnya.

“Benar, almarhum adalah warga Desa Junti. Kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi di desa kami, semoga tidak terulang lagi,” ujar Jakra.

Berdasarkan temuan di lokasi, jasad almarhum beserta kain kafan dan tali pocong dilaporkan hilang.

Hal ini memunculkan dugaan bahwa aksi tersebut berkaitan dengan praktik ilmu hitam atau ritual tertentu.

Petugas dari Polsek Jawilan yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Garis polisi dipasang di area makam guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini, kasus pembongkaran makam tersebut telah dilimpahkan dan ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.***

Kominfo Pandeglang Harkitnas
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien