Wisata Anyer

MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026 Resmi Ditutup, Pulo Ampel Sabet Juara Umum

SERANG – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Serang Tahun 2026 resmi berakhir. Penutupan dilakukan langsung oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di Alun-alun Kecamatan Mancak, Sabtu (25/7/2026) malam.

Pada ajang tahunan tersebut, Kecamatan Pulo Ampel berhasil keluar sebagai Juara Umum setelah mengumpulkan 402 poin.

Posisi kedua ditempati Kecamatan Kramatwatu dengan 388 poin, sedangkan Kecamatan Anyar berada di peringkat ketiga dengan 280 poin.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan hakim, panitia, serta masyarakat yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-55.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang yang nantinya akan dipersiapkan menjadi wakil Kabupaten Serang pada MTQ Tingkat Provinsi Banten.

“Selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Kami berharap para juara dapat menjadi duta terbaik Kabupaten Serang pada MTQ Provinsi Banten tahun depan,” ujar Ratu Zakiyah.

Menurutnya, berakhirnya MTQ bukan berarti proses pembinaan juga selesai. Pemerintah Kabupaten Serang bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) akan melanjutkan pembinaan secara intensif terhadap para kafilah dari 29 kecamatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mewujudkan target besar Kabupaten Serang menjadi Juara Umum MTQ Provinsi Banten Tahun 2027.

“Kabupaten Serang sebelumnya berhasil naik peringkat dari posisi keenam menjadi peringkat ketiga di tingkat provinsi. Dengan pembinaan yang lebih panjang dan terarah, kami optimistis mampu meraih juara umum pada MTQ Provinsi 2027,” katanya.

Ketua LPTQ Kabupaten Serang, Budi Hariyadi, mengatakan pelaksanaan MTQ ke-55 mencatat sejarah baru karena jumlah peserta mencapai sekitar 1.000 orang, setara dengan jumlah peserta pada MTQ tingkat Provinsi Banten.

Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan MTQ Kabupaten Serang.

Ia juga memastikan seluruh proses penilaian berlangsung profesional, objektif, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

“Seluruh proses penilaian berjalan transparan dan independen sehingga hasil yang diperoleh benar-benar berdasarkan kemampuan peserta,” ujar Budi.

Selain itu, LPTQ Kabupaten Serang akan memperkuat pembinaan, khususnya pada cabang kaligrafi. Sebanyak 20 putra-putri terbaik Kabupaten Serang akan memperoleh beasiswa pendidikan di Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an (LEMKA) Sukabumi selama satu tahun.

Program tersebut disiapkan sebagai upaya meningkatkan prestasi Kabupaten Serang pada MTQ Provinsi Banten mendatang, mengingat pada pelaksanaan sebelumnya peluang meraih posisi kedua harus tertunda akibat belum maksimalnya capaian di cabang kaligrafi.

“Kami akan memberikan pembinaan intensif kepada peserta kaligrafi selama satu tahun penuh. Target kami jelas, yaitu membawa Kabupaten Serang menjadi Juara Umum MTQ Provinsi Banten 2027,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Pulo Ampel Teguh Nugroho mengaku bersyukur atas keberhasilan daerahnya meraih gelar juara umum.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten di tingkat kecamatan.

Ia menjelaskan, selain menggelar latihan rutin, sejumlah kafilah juga dikirim mengikuti pembinaan di pondok pesantren di Bogor guna meningkatkan kemampuan sebelum mengikuti MTQ.

“Alhamdulillah, kerja keras para peserta, pelatih, dan dukungan masyarakat membuahkan hasil yang membanggakan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Pulo Ampel hingga menjadi juara umum,” ungkap Teguh.***

PT PCM HUT Bhayangkara
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien