Kpu

Sempat Ditutup, Tempat Wisata di Kabupaten Serang Kini Kembali Dibuka

SERANG – Sempat ditutup pasca terbitnya Instruksi Gubernur Banten, lantaran menimbulkan kerumunan saat momen Liburan Idul Fitri, tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Serang seperti destinasi Pantai Anyer dan Cinangka kini sudah kembali dibuka.

Berdasarkan Surat Instruksi Gubernur Banten Nomor 556/901-DISPAR/2021 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021, objek wisata di Kabupaten Serang sempat ditutup sejak Minggu (15/5/2021) lantaran menimbulkan kerumunan hingga protokol kesehatan diabaikan.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Administrasi Pemerintah Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna, membenarkan hal tersebut.

“Disampaikan regulasi PSBB dan PPKM, untuk zona hijau dan kuning tempat wisata dibuka dengan prokes yang ketat. Sedangkan zona orange dan merah tempat wisata ditutup atau dilarang buka,” ujarnya, Jum’at (21/5/2021).

Advertorial

Advertorial

Berdasarkan peta sebaran Covid-19 Dinas Kesehatan Provinsi Banten per tanggal (21/5) wilayah Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang, masuk ke dalam zona kuning. Sementara, Kota Cilegon dan Tangerang Raya berada dalam zona orange.

Nanang menjelaskan, dengan adanya regulasi tetap dibukanya tempat wisata yang masuk pada zona kuning, pihaknya akan menyampaikan surat revisi tentang penutupan sementara objek wisata kepada Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang dan seluruh pengelola wisata yang ada di Kabupaten Serang.

“Upaya itu dilakukan, agar tidak ada pihak yang dirugikan. Namun tetap mementingkan kesehatan dan pemulihan ekonomi,” katanya.

Nanang juga menuturkan bahwa pihaknya sudah memerintahkan kepada petugas Satpol PP Kabupaten Serang untuk berjaga di seluruh objek wisata yang berada di Kabupaten Serang.

“Anggota Satpol PP sudah ditugaskan ditiap-tiap tempat wisata untuk menjaga dan memantau kunjungan wisata. Kalau sudah melebihi 50 persen (pengunjung) maka ditutup, dan diarahkan ke tempat wisata yang lain,” tukasnya. (*/Roel)