Terkait Kasus Pelecehan Seksual, Presma Untirta Dilaporkan ke Polisi

SERANG – Salah satu mahasiswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Presiden Mahasiswa (Presma) Univesitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang melaporkan nasib yang telah menimpanya ke pihak kepolisian.

Korban yang didampingi sebanyak 14 pengacara yang tergabung dalam LBH Rakyat Banten mendatangi Mapolres Serang Kota pada Rabu (13/10/2021) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Salah seorang kuasa hukum korban, Rizki Arifianto mengatakan, jika pihaknya mendampingi korban melakukan pelaporan resmi ke Unit PPA Reskrim Polres Serang Kota atas dugaan tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh Presma Untirta, KZ.

“Malam ini kami bersama rekan-rekan melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Presiden Mahasiswa Untirta berinisial KZ dengan beberapa pasal yang kita tuduhkan,” kata Rizki saat ditemui usai melakukan pelaporan, Kamis (14/10/2021) dini hari, di Mapolres Serang Kota.

Diakui Rizki, jika dari 2 korban yang mengaku telah mendapat tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh terduga pelaku Presma Untirta hanya ada 1 korban yang berani melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Kita komunikasi dengan pihak keluarga korban, dan mereka menyerahkan sepenuhnya kepada kami. Namun sebenarnya ada korban juga 1 lagi, yang mungkin belum berani melapor, mungkin karena masih takut, masih malu dan lain sebagainya, karena dia trauma atas perbuatan pelaku ini,” ujarnya.

Ia berharap, pihak kepolisian bisa kooperatif untuk mengusut tuntas kasus yang telah mencemarkan nama baik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang tersebut. Sehingga ke depan, tidak ada lagi tindakan-tindakan asusila yang terjadi di lingkungan dunia pendidikan.

“Semoga cepat bisa P21 dan terduga pelaku ini bisa segera ditangkap,” tegasnya.

Selain itu, ia pun mendorong kepada para mahasiswi yang telah menjadi korban pelecehan seksual untuk berani melakukan pelaporan. Pasalnya, hal itu dilakukan agar tidak ada lagi kasus-kasus kekerasan atau pelecehan seksual yang dialami oleh para mahasiswi.

“Kita berharap korban lain untuk berani speak-up bahwa dia telah menjadi korban pelecehan seksual, entah dilakukan oleh terduga pelaku yang sama atau pun oleh orang yang berbeda,” tandasnya.

Sementara itu, awak media masih menunggu keterangan dari pihak Reskrim Polres Serang Kota atas pelaporan yang dilakukan oleh LBH Rakyat Banten terhadap terduga pelaku pelecehan seksual yakni KZ selaku Presma Untirta. (*/YS)