Tinjau Rehabilitasi SDN Kebon Sawah Luhur, Anggota DPRD Kota Serang Bilal Usulkan Pagar Sekolah dan Rambu Penyeberangan
SERANG – Anggota Komisi II DPRD Kota Serang Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Bilal, melakukan pengawasan dan peninjauan langsung ke SD Negeri Kebon Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi sekolah yang saat ini tengah menjalani proses rehabilitasi bangunan setelah bertahun-tahun dinilai tidak mendapatkan perhatian pembangunan secara maksimal.
Bilal mengatakan, bahwa kondisi bangunan sekolah sebelumnya memang cukup memprihatinkan. Beberapa bagian bangunan terlihat sudah rapuh, terutama pada bagian plafon dan struktur bangunan lainnya yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pengajar.
“Saya meninjau langsung pembangunan di SD Kebon Sawah Luhur. Karena memang sudah lama sekolah ini belum dibangun dan kondisinya cukup memprihatinkan. Sekarang sedang dilakukan rehabilitasi,” ujar Bilal, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, proses rehabilitasi yang sedang berjalan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
Namun demikian, Bilal menegaskan masih ada sejumlah kebutuhan lain yang harus segera dipenuhi pemerintah daerah demi menunjang keselamatan dan kualitas pendidikan di sekolah itu.
Dalam kunjungan tersebut, pihak sekolah menyampaikan sedikitnya tiga permintaan utama kepada DPRD Kota Serang. Pertama, pembangunan pagar sekolah, khususnya di bagian belakang area sekolah. Kedua, pemasangan rambu penyeberangan di sekitar lingkungan sekolah demi keselamatan siswa. Ketiga, penambahan tenaga pengajar mata pelajaran Bahasa Inggris.
Bilal mengaku telah menerima seluruh aspirasi tersebut dan berjanji akan menindaklanjutinya bersama pemerintah daerah terkait.
“Tadi ada tiga permintaan dari pihak sekolah. Pertama pemagaran sekolah, kedua rambu penyeberangan, dan ketiga penambahan tenaga pengajar Bahasa Inggris,” katanya.
Ia menjelaskan, kebutuhan pemagaran sekolah menjadi sangat penting karena lokasi sekolah berada dekat area persawahan. Kondisi itu membuat lingkungan sekolah rawan dimasuki binatang liar seperti ular yang dapat membahayakan siswa.
“Untuk pemagaran tadi langsung saya sampaikan agar bisa dianggarkan tahun ini. Karena posisi sekolah berdekatan dengan sawah, jadi rawan ada ular dan binatang lainnya. Ini tentu membahayakan anak-anak,” ungkapnya.
Selain itu, Bilal juga menilai keberadaan rambu penyeberangan sangat diperlukan guna meningkatkan keselamatan siswa saat keluar masuk sekolah. Mengingat aktivitas lalu lintas di sekitar kawasan sekolah cukup padat pada jam-jam tertentu.
Sementara terkait kekurangan tenaga pengajar Bahasa Inggris, ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan evaluasi kebutuhan guru di sekolah-sekolah, khususnya di wilayah pinggiran Kota Serang.
Bilal menegaskan, pengawasan langsung ke sekolah-sekolah merupakan bagian dari tugas DPRD untuk memastikan dunia pendidikan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.
Ia berharap rehabilitasi yang sedang berjalan dapat segera selesai dan memberikan kenyamanan bagi siswa dalam menjalani proses belajar mengajar.
“Pendidikan harus menjadi prioritas. Jangan sampai anak-anak belajar dalam kondisi bangunan yang rusak atau lingkungan yang tidak aman. Kita ingin sekolah-sekolah di Kota Serang benar-benar layak dan nyaman,” pungkasnya. ***


